BAZNAS Bagikan 25 Kambing Kurban

27

Ketua Baznas Daerah Kabupaten Demak H Bambang Susetyarto menyaksikan pengelolaan kambing Kurban Berdayakan Desa, hasil pembelian dari peternak desa Kedaldoyong Wonosalam. Foto : sari jati

DEMAK, WAWASANCO-Sebanyak 25 ekor kambing disembelih Baznas Daerah Kabupaten Demak dalam rangka 'Kurban Berdayakan Desa', Senin (12/8). Selain sebagai upaya pemerataan pembagian daging kurban kepada masyarakat kurang mampu di Indonesia, agenda Baznas RI terkait peringatan Idul Adha itu sekaligus dimaksudkan memberdayakan peternak kambing di desa-desa.

Ketua Baznas Daerah Kabupaten Demak H Bambang Susetyarto menjelaskan, 'Kurban Berdayakan Desa' merupakan program Baznas RI agar pendistribusian daging kurban yang masuk ke pusat tidak hanya dilaksanakan di Jakarta dan sekitarnya. Maka itu pada Idul Adha 1440 H / 2019 ada 20 titik wilayah dari Sabang sampai Merauke ditetapkan sebagai daerah pentasarufan hewan kurban dari Baznas pusat tersebut. 

Kabupaten Demak termasuk di antara 20 daerah penerima hewan qurban Baznas RI karena keaktifan dan keberhasilan Baznas Daerah Kabupaten Demak memberdayakan masyarakat melalui program ekonomi produktif. Sedangkan kriteria desa sasaran adalah desa-desa pinggiran dan tertinggal yang banyak penduduk miskinnya, ditandai sedikitnya warga berkurban. Di samping desa-desa terdampak bencana.

"Dari 25 ekor kambing kurban yang dagingnya kami tasarufkan kepada warga kurang mampu, sebanyak 20 ekor alokasi Baznas RI. Sedangkan lima ekor sisanya dari Baznas Daerah Kabupaten Demak," ujarnya.

Lebih lanjut diungkapkan, ke-25 kambing senilai Rp 2,5 juta per ekor tersebut dibeli dari peternak-peternak di desa. Artinya dengan adanya program 'Kurban Berdayakan Desa' Baznas membantu para peternak di desa agar kambingnya laku. 

"Pastinya kambing yang dibeli bukan sembarang kambing. Namun kambing sehat dan cukup umur sebagaimana disyaratkan dalam Islam," imbuh Pak Susi - sapaan akrab Bambang Susetyarto.

Daging yang diperoleh dari setiap ekor yang disembelih diperuntukkan 20 warga kurang mampu. Sedangkan lima desa sasaran sesuai kriteria program 'Kurban Berdayakan Desa'   2019 adalah Desa Sedo Kecamatan Demak, Bedono dan Prampelan Sayung. Serta Desa Kendaldoyong juga Tlogodowo Kecamatan Wonosalam.

Sebagai penerima manfaat, Pengasuh Pondok Pesantren Al Amin Desa Kendaldoyong  Muhammad Anis Maghfuri menyampaikan terimakasih. Terlebih tak sedikit di antara santrinya memang datang dari keluarga menengah ke bawah.

"Alhamdulillah Lebaran Idul Adha santri kami bisa turut merasakan nikmatnya olahan daging kambing. Pada saat sama, mengajarkan kepada mereka tentang semangat pengurbanan Nabi Ibrahim As karena ketakwaan kepada Allah SWT. Sekaligus arti berbagi terhadap sesama. Khususnya mereka yang kurang mampu," pungkasnya.

Penulis : ssj
Editor   : jks