Minat Baca Rendah, Pojok Baca Digalakkan


Siswa SMAN 1 Kutasari Purbalingga sedang membaca buku di BI Corner yang ada di perpustakaan sekolah tersebut. Keberadaan BI Corner diharapkan mampu mengatasi persoalan rendahnya minat baca. (Foto :Joko Santoso)

PURBALINGGA, WAWASANCO- Bank Indonesia (BI) Purwokerto  mencoba memberikan solusi terkait masalah rendahnya minat baca.  Salah satunya dengan menggalakkan pembuatan Pojok Baca  yang diberi nama nama BI Corner. Sarana tersebut  berisi ratusan buku bacaan . Salah satunya di kawasan perpustakaan sekolah. ““BI Corner merupakan bagian dari program sosialisasi Bank Indonesia yang diharapkan dapat meminimalisir rendahnya tingkat minat baca masyarakat Indonesia. Dalam upaya pemaksimalan fungsinya, BI Corner dapat diakses oleh seluruh pengunjung perpustakaan”, kata Kepala Perwakilan BI Purwokerto Agus Chusaini di sela-sela peresmian BI Corner di SMAN 1 Kutasari, Kecamatan Kutasari, Purbalingga, Selasa (13/8).

Dipaparkan pihaknya telah membuat BI Corner  di sejumlah institusi. Masing-masing di Dinas Arpusda Banyumas, Unsoed, Dinas Arpusda Cilacap, Dinas Arpusda Purbalingga, Dinas Arpusda Banjarnegara, IAIN Purwokerto,  SMA N Purworejo, UMP, SMA N 2 Purwokerto,  SMA N 1 Ajibarang, SMA N 1 Purbalingga,  SMK N 1 Purwokerto, SMA N 1 Kutasari, SMA N 1 Banjarnegara dan SMA N 1 Cilacap.

Koleksi buku yang dimiliki BI Corner selama ini tidak saja buku-buku terkait ekonomi dan moneter, serta perbankan, namun disesuaikan kebutuhan. Pasalnya  BI sendiri memiliki koleksi buku dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai buku untuk pelajar SMA/SMK. Bahkan setiap tahun, selalu meng-up-date buku yang dimiliki. Untuk melengkapi koleksi, saat ini juga disediakan buku jurnal dan karya ilmiah.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi(Tiwi)  berharap BI Corner yang melengkapi perpustakaan “Wisata Ilmu” SMAN Kutasari Purbalingga, dapat meningkatkan literasi di kalangan siswa. Disamping itu, keberadaan BI Corner juga diharapkan mampu meningkatkan budaya gemar membaca.

Pemberian BI Corner di sekolah tersebut sudah tepat. Pasalnya Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dinarpus)  saat ini tengah mencari perpustakaan sekolah yang representatif untuk dinilai dalam lomba perpustakaan tingkat kabupaten.

Kepala Perpustakaan Wisata Ilmu SMAN Kutasari, Sri Wulandari, S.Pd., menuturkan, perpustakaan tersebut memiliki koleksi 900 buku sejarah dan geografi, 800 buku sastra, 500 ilmu murni, 600 ilmu terapan, 700 seni dan olahraga, 300 ilmu sosial, 400 buku bahasa, dan 200 buku agama, serta 100 judul buku terkait ilmu filasafat dan psikologi.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt