BPKAD Magelang Luncurkan Ruang Pojok Pintar

37

BPKAD Kota Magelang membuat Ruang Pojok Pintar media untuk konsultasi, pembinaan atau pendampingan satu pintu bagi pengelola keuangan perangkat daerah dan sekolah. Foto: Widiyas Cahyono

MAGELANG, WAWASANCO-Badan Pengelolaan Keuangan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang meluncurkan 'Ruang Pojok Pintar'  yang menempati salah satu ruangan di lantai II Kantor BPKAD yang berada di kompleks Kantor Setda Kota Magelang.

“Ruangan yang saat ini digunakan sebagai  ruang pojok pintar ini  semula dipergunakan untuk ruang penyiapan dokumen SPPT Pajak Daerah. Kemudian  dimanfaatkan sebagai ruang konsultasi atau pembinaan dan pendampingan satu pintu kepada pengelola keuangan, baik perangkat daerah maupun sekolah,”kata Kepala BPKAD Kota Magelang, Larsita.

Larsita mengatakan, salah satu fungsi  ruang Pojok Pintar tersebut yakni  sebagai media untuk konsultasi, pembinaan atau pendampingan satu pintu bagi pengelola keuangan perangkat daerah dan sekolah. Selain itu, juga  untuk menambah wawasan dan pemahaman regulasi, serta menyamakan persepsi terkait pengelolaan keuangan daerah, mulai dari proses perencanaan dan pertanggungjawaban serta pengawasan.

Menurutnya,  ide  sederhana  pembuatan ruangan tersebut yakni, ketika  BPKAD  menemui banyak kendala di sejumlah  OPD terkait dengan ada perbedaan persepsi terhadap permasalahan aturan.

“Kami membuat ruang pojok pintar ini sebagai tempat konsultasi di bidang keuangan, mulai dari perencanaan penganggaran, pelaksanaan penatausahaan, sampai pelaporan keuangan.” kata Larsita didampingi Kabid Akuntansi BPKAD Kota Magelang, Eny Kusumadewi.

Ia berharap, dengan diluncurkannya “Ruang Pojok Pintar” tersebut bisa  mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelola keuangan daerah, serta mengantisipasi adanya temuan yang berulang pada pemeriksaan.

Larsita berharap, melalui pelayanan ruang pojok pintar ini, ada kesamaan persepsi para pengelola keuangan/kegiatan terkait perencanaan sampai pelaporan akhir. Konsultasi tersebut dapat  dilakukan sewaktu-waktu yang akan dilayani oleh petugas dari BPKAD dan Inspektorat Kota Magelang.

“Kami siap melayani kapan saja. Ke depan Ruang Pojok Pi ntar ini digunakan sebagai pusat informasi terkait data keuangan, dan informasi regullasi pengeloaan keuangan daerah, serta sebagai ruang konsultasi atau pendampingan berbasis elektronik (website), ” ujarnya.

Sementara itu Inspektur Kota Magelang  Sumartono mengatakan,  pentingnya integritas para pengelola keuangan agar bisa melaksanakan kegiatan dan pelaporan dengan baik dan  benar sesuai ketentuan. Dan, para auditor saat ini lebih mengutamakan pemeriksaan kinerja sekolah.

“Saya minta agar pihak sekolah bisa melaksanakan kegiatan sesuai dengan perencanaan. Laporkan apa adanya, jangan sampai ada penyalahgunaa penyelewengan anggaran. Ini menjadi dasar kita untuk pelaksanaan kegiatan yang sudah kita rencanakan,” kata Sumartono.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan  penandatanganan komitmen bersama terhadap pengelola dana bantuan operasional sekolah (BOS)  secara benar dan sesuai dengan perundang-undangan. Penandatangan komitmen tersebut dilakukan oleh para kepala sekolah SD dan SMP negeri se –Kota Magelang.

Penulis : widias
Editor   : jks