Kebakaran Hutan Gunung Sumbing Meluas


Api yang membakar hutan di Gunung Sumbing yakni Petak 28 RPH, Desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo merembet masuk wilayah Kabupaten Magelang, yakni Petak 2A-7 RPH Mangli BKPH Magelang KPH Kedu Utara, yang masuk wilayah Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran dan merembet di Petak 2A-13 masuk wilayah Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Foto: Widiyas Cahyono

MAGELANG, WAWASANCO- Kebakaran  hutan  Gunung Sumbing dan  terjadi di wilayah Kabupaten Wonosobo merembet masuk ke wilayah Kabupaten Magelang , yakni   masuk wilayah Kecamatan  Kajoran dan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

“Kebakaran hutan yang masuk wilayah Kabupaten Magelang terjadi di Petak 2A-7 RPH Mangli BKPH Magelang KPH Kedu Utara, yang masuk wilayah Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran dan merembet di Petak 2A-13 masuk wilayah Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang,” kata Wakil Administratur  Perum Perhutani KPH Kedu Utara, Bagas Avianto.

 Bagas mengatakan, sebelumnya, kebakaran yang terjadi di Gunung Sumbing tepatnya  di Petak 28 RPH, Desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo berhasil dipadamkan pada Senin (12/8) sekitar pukul 02.30 WIB dan melalap lahan seluas 42 hektare. Kemudian, pada pagi harinya api tersebut merembet ke wilayah Kabupaten Magelang .

Menurutnya, kebakaran hutan yang terjadi di Petak 2A-7 RPH Mangli BKPH Magelang KPH Kedu Utara, yang masuk wilayah Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran mencapai 38,80 hektare. Ia  menjelaskan, kebakaran terjadi  di Petak 2A-7 RPH Mangli tersebut terjadi pada, Selasa (13/8), sekitar pukul 03.00 WIB dan disebabkan angin  yang kencang, api terbawa angin ke arah savana yang penuh rumput kering. 

Kemudian, kebakaran ini di Petak 2A-7 tersebut  merembet ke petak 2A-13 yang  masuk wilayah Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, dengan luasan yang terbakar mencapai 5 hektare.“Lahan yang terbakar di Petak 2A-7  seluas 38,80 hektare dan merembet ke petak 2A-13 merupakan padang sabana ( rumput kering),” katanya.

Untuk memadamkan api tersebut melibatkan sekitar 116 orang terdiri dari relawan, Polri, TNI dan Perhutani.

Penulis : widias
Editor   : jks