Disducatpil Siapkan Pelayanan Saat Isbat Nikah


Rapat verifikasi kegiatan isbat nikah yang akan diselenggarakan di Pulosari. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG, WAWASANCO-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pemalang siap untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan, dalam rencanakan pelaksanaan isbat nikah yang akan digelar untuk wilayah Kecamatan Pulosari. Hal tersebut  terungkap dalam rapat persiapan dan verifikasi yang digelar dengan peserta Pengadilan Agama, Kantor Departemen Agama Kabupaten Pemalang, Disdukcatpil dan pihak Kecamatan Pulosari, Kamis (22/8).

Kepala Disdukcatpil Pemalang, Andrea Heru Cahyono, dalam penjelasannya mengungkapkan bahwa kegiatan isbat nikah direncanakan akan dilakukan untuk wilayah Kecamatan Pulosari pada Bulan September mendatang. Dan pihaknya akan berperan dalam kegiatan tersebut dalam penerbitan kartu keluarga, akta kelahiran anak maupun KTP elektronik.

"Karena itu silahkan bagi masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Pulosari yang ingin mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan dimaksud, untuk dapat memanfaatkan pada kegiatan isbat nikah,"tandasnya.

Fasilitasi

Lebih lanjut Kepala Disdukcatpil menjelaskan bahwa dengan adanya isbat nikah, maka dipastikan akan muncul dokumen baru tentang pernikahan, sehingga dokumen kependudukan terkait seperti kartu penduduk, kartu keluarga dan sebagainya juga harus disesuaikan, karena itulah kegiatan dilakukan oleh berbagai dinas dan instansi terkait.

Sebelumnya kegiatan isbat nikah juga pernah dilakukan, salah satunya adalah di Kecamatan Watukumpul. Pada kegiatan tersebutpun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ikut mengambil peran dengan memfasilitasi penerbitan atau penyesuaian data kependudukan, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengurus-urus dokumen lain setelah mengikuti isbat nikah.

Sementara isbat nikah sendiri adalah permohonan pengesahan nikah yang diajukan ke pengadilan, untuk dinyatakan sahnya pernikahan dan memiliki kekuatan hukum. Dimana biasanya pasangan tersebut sebelumnya sudah menikah akan tetapi dilakukan secara adat ataupun agama, akan tetapi belum dilakukan atau dicatatkan secara aturan negara.(Obo)
 

Penulis : pw
Editor   : jks