Pembudidaya Ikan Didorong Manfaatkan Pakan Lokal


Sebanyak 25 orang perwakilan pembudidaya ikan air tawar se- Kota Magelang mendapatkan pendampingan dan bimbingan teknis berupa pelatihan teknologi pembuatan pakan ikan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang . Foto: Widiyas Cahyono.

MAGELANG, WAWASANCO- Sebanyak 25 orang perwakilan pembudidaya ikan air tawar se- Kota Magelang mendapatkan pendampingan dan bimbingan teknis berupa pelatihan teknologi pembuatan pakan ikan Dinas Pertanian dan Pangan  Kota Magelang .

“Kegiatan ini  untuk mendorong para pembudidaya ikan air tawar memanfaatkan pakan ikan berbahan baku lokal dan mampu menyediakan pakan ikan secara mandiri,” kata Kepala Dinas Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Ery Widyo Saptoko, Selasa (10/9).

Ery mengatakan, melalui kegiatan  tersebut diharapkan  para petani ikan di Kota Magelang dapat meningkatkan pengetahuan  tentang penyediaan pakan ikan, termasuk mengembangkan teknologi produksi pakan ikan dengan biaya murah, namun berkualitas tinggi.
"Selain itu adanya pelatihan kami harapkan bisa memberikan motivasi para pembudidaya ikan sehingga mereka akan berlomba-lomba meningkatkan mutu serta produksi ikan," katanya.
Ia menambahkan,  Pemerintah Kota Magelang sangat serius dalam membina dan mendampingi para pembudidaya ikan air tawar di wilayahnya. Karena, dengan tingginya produksi ikan lokal berkualitas, maka hal itu akan seiring sejalan dengan angka konsumsi ikan masyarakat.
"Ini juga menjadi target kami untuk meningkatkan angka konsumsi ikan di Kota Sejuta Bunga. Menurutnya, untuk meraih target tersebut  diperlakukan  para pelaku usaha perikanan yang visioner, penuh semangat, dan senantiasa meningkatkan kualitas produksinya.

 Ia menambahkan, Pemkot Magelang  menjamin ketersediaan pakan ikan bagi pembudidaya melalui inisiasi program Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari). Program yang telah dicetuskan sejak tahun 2015 itu merupakan program nasional yang berorientasi pada peningkatan keuntungan pelaku usaha pembudidaya ikan.
"Program tersebut diwujudkan dengan cara menekan biaya operasional untuk pakan ikan, karena pakan ikan kontribusi modalnya cukup besar hampir 60 persen. Kalau harga ini bisa ditekan, maka keuntungan para pembudidaya akan semakin besar," ujarnya didampingi Kasi Perikanan, Disperpa Kota Magelang, Windo Atmoko .

 Windo Atmoko menambahkan, dengan adanya pelatihan ini diharapkan  para  peserta dapat menerapkan teknologi sederhana.

 Menurutnya, penyediaan bahan pakan ikan alternatif menjadi salah satu solusi dari sekian banyak persoalan yang menyangkut budidaya ikan air tawar. Karena, Kota Magelang sendiri hampir tidak punya lahan yang luas.

Windo mengatakan, saat ini luas lahan perikanan air tawar di Kota Magelang hanya  6,68 hektar dan dikelola lebih dari 400 pembudidaya ikan. Dan , masalah pakan  ikan  praktis menempati posisi teratas. Karena itu, diperlukan  inovasi dan implementasi teknologi budidaya ikan yang dapat meningkatkan produksi hasil budidaya ikan.

“Produksi pakan ikan lokal bisa mengatasi persoalan fluktuasi pakan ikan di pasaran. Jika harga saat tinggi, maka para pembudidaya tidak dipusingkan karena punya cadangan pakan ikan sendiri,” katanya.

Penulis : widias
Editor   : jks