Setubuhi Gadis Ingusan, Dibekuk Polisi


Wakapolres Purbalingga Kompol Sigit Martanto didampingi Kasat Reskrim AKP Willy Budiyanto bersama tersangka persetubuhan gadis ingusan. (Foto :Dok)

PURBALINGGA, WAWASANCO- Satreskrim Polres Purbalingga berhasil membekuk seorang pria berinisial NW (31) warga Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga karena melakukan persetubuhan terhadap anak kecil. Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar di mapolres, Selasa (10/9) siang.

Wakapolres Purbalingga Kompol Sigit Martanto dalam konferensi pers menyampaikan tersangka melakukan aksinya terhadap FS (13) seorang pelajar perempuan warga Kecamatan Bojongsari, Purbalingga. Korban statusnya masih pelajar di salah satu sekolah tingkat SMP.

"Modus yang dilakukan yaitu pelaku terlebih dahulu mengajak berkenalan melalui facebook, setelah kenal dekat kemudian janjian untuk ketemu. Saat ketemuan tersebut pelaku melakukan aksi persetubuhan terhadap korban," jelasnya.

Ditambahkan Wakapolres, persetubuhan sudah dilakukan tersangka sebanyak dua kali. Yang petama di salah satu kamar hotel Baturraden pada 4 Agustus 2019 dan yang kedua dilakukan di rumah tersangka Desa Candiwulan RT 3 RW 2 pada 5 Agustus 2019.

"Pengungkapan kasus bermula saat adanya laporan orang tua korban yang curiga anaknya dua hari tidak pulang ke rumah. Saat diinterogasi anaknya mengaku telah disetubuhi pelaku sehingga orang tuanya melapor ke Polres Purbalingga," jelasnya.

Berdasarkan laporan orang tua korban, Unit PPA Satreskrim Polres Purbalingga kemudian melakukan penyelidikan. Tersangka berhasil diamankan pada Sabtu (31/8). Tersangka sudah diamankan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Kepada tersangka dikenakan Pasal 81 ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2019 tentang perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak. Ancaman hukuman bagi tersangka maksimal hingga 15 tahun penjara.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt