Warga Cipelem Desak Proses Ulang Pemilihan Perangkat


Perwakilan Warga Desa Cipelem mendatangi Kantor Kecamatan Bulakamba mendesak agar dilakukan penjaringan ulang dari awal seleksi penerimaan perangkat untuk jabatan kadus 3, Rabu (25/9). Foto. Eko Saputro

BREBES, WAWASANCO - Perwakilan warga Desa Cipelem mendatangi Kantor Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Rabu (25/9). Mereka mendesak agar mekanisme/tahapan pemilihan perangkat desa setempat, prosesnya diulang dari awal.

"Kedatangan kami ke Kantor Kecamatan Bulakamba dalam.rangka mendesak Pak Camat agar proses tahapan pemilihan perangkat Desa Cipelem diulang dari awal," tandas perwakilan warga Desa Cipelem, Saerul  Uyun.

Uyun menambahkan, panitia pemilihan perangkat desa tidak transparan sejak awal mulai dibukanya pendaftaran. Tidak itu saja, tokoh masyarakat ataupun tokoh agama serta tokoh pemuda Desa Cipelem tidak dilibatkan terkait rencana adanya pemilihan perangkat untuk jabatan kepala dusun 3.

"Anehnya, seharusnya pendaftaran selama tujuh hari sejak dibukanya penerimaan perangkat desa. Namun, pembukaan pendaftaran hanya empat hari yakni 19-21 September dan jelas menyalahi Perda Kabupaten Brebes Nomor 3 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa," tegasnya.

Senada, perwakilan warga Desa Cipelem, Bahrul Ulum mengatakan adanya dugaan permainan yang dilakukan oleh panitia seleksi perangkat desa.

"Warga mendesak agar proses seleksi diulang dari awal. Di samping tidak transparan juga menggiring salah satu peserta tes seleksi yang notabene kerabat dekat Kades Cipelem akan diloloskan dan menjadi Kadus 3," terangnya.

Sementara Ketua RW IV Desa Cipelem, Abu Syaeri menyayangkan tidak diilibatkannya tokoh-tokoh masyarakat dalam rangka penyusunan kepanitian seleksi perangkat desa.

"Kami ke Kantor Kecamatan Bulakamba sangat berharap Pak Camat meminta kepada Kades agar melakukan proses ulang penjaringan pemilihan perangkat Desa Cipelem. Baru kali ini, sejak dijabat kades baru teekait berbagai kebijakan tidak.melibatkan tokih masyarakat ," ungkapnya.

Camat Bulakamba melalui Kasi Pemerintahan, Widodo.saat dihubungi membenarkan adanya perwakilan  warga Desa Cipelem mendatangi kantor kecamatan.

"Kami menampung aspirasi perwakilan warga Desa Cipelem yang meminta agar dilakukan penjaringan ulang proses pemilihan perangkat desa. Aspirasi mereka akan saya sampaikan ke Pak Camat. Kebetulan Pak Camat tidak berada di tempat," timpal Widodo.

Widodo mengemukakan, dirinya tidak.mengelak kalau Kades Cipelem masih ada hubungan dekat. Namun, secara pribadi maupun kedinasan, pihaknya tidak campur tangan dalam tahapan proses pemilihan perangkat desa.

"Yang jelas, kecamatan menunda pengumuman hasil seleksi perangkat Desa Cipelem. Keputusan apakah akan diumumkan hasil seleksi yang diikuti oleh tiga peserta ataukah dilakukan penjaringan ulang tahapan seleksi, kami.menunggu Pak Camat terkait keputusan tersebut," pungkas Widodo.

 

Penulis : ero
Editor   : edt