Pengisian AKD Dilakukan Proporsional


Truk tronton muatan kayu gelondongan terguling di pintu masuk Tol Bawen, Kabupaten Semarang, hingga menutup arus, Selasa (9/4). Foto Ernawaty

JAKARTA, WAWASANCO-Ketua DPR Puan Maharani pimpin rapat konsultasi dengan semua pimpinan fraksi sekaligus membahas soal penentuan AKD.
Kepada wartawan putri Presiden RI ke lima ini jamin  pembagian kursi alat kelengkapan dewan (AKD) akan dilakukan secara proporsional. Sehingga, proses pembagian AKD pada lima tahun lalu tidak akan terulang.

“Saya jamin peristiwa  lima tahun lalu tidak terulang lagi. Biarlah itu menjadi luka sejarah, ''kata Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2019).

Menurutnya,  perebutan AKD oleh Koalisi Merah Putih (KMP) lima tahun lalu sebagai luka sejarah yang tak boleh terulang. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini tak ingin proses demokrasi berantakan lantaran kursi Pimpinan DPR direbut dengan mengubah Undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3).

Lebih jauh putri Presiden kelima ini berharap, proses penentuan semua AKD dapat dilakukan secara musyawarah dan mufakat antar semua fraksi di DPR. “Semuanya tentu saja akan mendapatkan porsinya masing masing sesuai perolehan suaranya," imbuhnya.

AKD yang diperlukan saat ini adalah komisi-komisi, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT), Badan Kerja sama Antar Parlemen (BKSAP), Badan Legislatif, Badan Anggaran, Mahkamah Kehormatan Dewan, dan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara.

Berapa banyak anggota AKD dari setiap fraksi yang akan ditentukan untuk memenuhi kebutuhan tersebut bakal diputuskan dalam rapat tersebut. “Kemudian setiap fraksi akan mendapatkan berapa pimpinan atau anggota yang akan masuk ke dalam setiap komisi,” jelasnya. (arya)

Penulis : Arya
Editor   : jks