KIM Diharap Jadi Filter Informasi


Rapat koordinasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Pemalang. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG, WAWASANCO-Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) diharap mampu untuk memfilter informasi yang ada, sehingga bisa memilah mana yang benar dan positif. Hal tersebut karena perannya sebagai mitra pemerintah daerah juga sebagai fasilitator bagi masyarakat penyerap dan penyalur aspirasi masyarakat, pelancar arus informasi dan yang terpenting sebagai terminal informasi bagi masyarakat Desa/Kelurahan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pemalang Junaedi dalam sambutan tertulis yang dibacakan penjabat Sekretaris Daerah, Nugroho Budhirahardjo, dalam rapat koodinasi kelompok informasi masyarakat, yang diikuti oleh camat, sekretaris desa, sekretaris kelurahan dan diselenggarakan di Hotel Winner, Jalan Ahmad Yani Pemalang, Selasa (8/10).

"KIM adalah kelompok yang dibentuk oleh masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakat yang secara mandiri dan kreatif mengelola informasi untuk pemberdayaan masyarakat,"tegasnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Kabid PIKP pada Diskominfo Laela Fadilah selaku penyelenggara melaporkan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan visi terkait pelaksanaan Kelompok Informasi Masyarakat yang ada di desa maupun kelurahan di Kabupaten Pemalang, dengan tujuan untuk mendorong tumbuh kembangnya KIM secara mandiri sebagai wahana kreasi komunikasi dan penyebarluasan informasi pembangunan di Kabupaten Pemalang.

Dalam rakor tersebut datang sebagai narasumber adalah Komisioner KIP Jawa Tengah, Zaenal Abidin Petir dan Kabid IKP Diskominfo Provinsi Jawa Tengah, Setyo Irawan. Selain itu dalam rapat juga disampaikan mengenai pengelolaan keterbukaan Informasi publik Desa/Kelurahan, maka Desa/Kelurahan di Kabupaten Pemalang perlu mempersiapkan diri seiring dengan telah diterbitkannya Peraturan Komisi Informasi (Perki) Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Standar Layanan Informasi Publik Desa.

Penulis : pw
Editor   : jks