Nelayan Brebes  Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Tegal 


Kapolsek Losari AKP Suraedi bersama Tim SAR Kabupaten Brebes melakukan koordinasi dalam rangka pencarian nelayan yang hilang, sebelum akhirnya ditemukan di Perairan Jongor, Tegal, Rabu (9/10). Foto. Eko Saputro

BREBES, WAWASANCO – Warsum (45) seorang nelayan asal Desa Prapag Kidul RT 005 RW 006, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, ditemukan tewas terapung di Perairan Jongor, Tegal,  Rabu (9/10)

Danramil 05 Losari, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Sutarno, saat  dikonfirmasi membenarkan jasad Warsum telah ditemukan. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang di Perairan Tegal.

"Jenazah Warsum ditemukan sekitar pukul 09.00 pagi, oleh para nelayan lainnya asal Desa Prapag Kidul RT 002 RW 004, yaitu Jefri (30), Wartono (34) dan Tedi (21), saat miyang (mencari ikan) di Perairan Jongor," jelas Danramil saat melayat di rumah duka.

Dia menambahkan, ketiga saksi melihat ada seseorang yang terapung dengan kondisi tubuh telungkup di tengah-tengah Perairan Jongor sekitar pukul 07.00 pagi. Orang tersebut memakai kaos biru dongker dan celana dalam warna pink.

Danramil mengemukakan, ketiga saksi tanpa pikir panjang segera mengangkat tubuh orang tersebut yang sudah dalam keadaan meninggal dunia ke dalam perahunya dan kemudian di bawa pulang ke rumah duka.

“Dari penemuan ini, keluarga korban sudah mengikhlaskan atas kejadian yang murni karena kecelakaan. Sehingga, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum terhadap tubuh korban,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, korban dilaporkan hilang kepada pihak Polsek Losari, setelah pihak keluarganya mendapatkan berita bahwa beberapa nelayan lainnya telah menemukan perahu yang diduga milik Warsum berputar-putar di tengah perairan tersebut sekitar pukul 14.00 siang, Selasa (8/10). Dugaan kuat adalah pemiliknya jatuh ke laut dan tenggelam akibat tersangkut jaring.

Warsum meninggalkan rumah untuk pergi miyang sekitar pukul 03.00 pagi dan hanya sendirian ke perairan yang berjarak tiga jam perjalanan laut jika dari Pancer, Kecamatan Losari.

Kapolsek Losari, AKP Suraedi  mengatakan, pencarian korban telah dilakukan sebelumnya oleh petugas gabungan dengan menggunakan perahu milik Tim SAR dan Polairud Brebes. Tidak ada tanda-tanda kejahatan, kehilangan ataupun kerusakan di dalam perahu. 

"Perahu tanpa awak,  dan korban diduga tenggelam di perairan Tegal. Tim selanjutnya melakukan pencarian nelayan hilang di tengah laut. Hingga akhirnya, jasad korban ditemukan mengapung di laut pada Rabu (9/10) pagi," pungkas Kapolsek.

 

Penulis : ero
Editor   : edt