11 PAC Dukung Abdul Arif Maju di Pilkada


Sejumlah perwakilan DPAC PKB Wonosobo ketika mengikuti pembacaan surat pernyataan bersama dukungan Abdul Arif untuk maju dalam Pilkada Wonosobo 2020 mendatang. Foto : Muharno Zarka

WONOSOBO, WAWASANCO-Sejumlah 11 dari 15 DPAC PKB Wonosobo yakni Wadaslintang, Kaliwiro, Kalibawang, Leksono, Garung, Kertek, Kalikajar, Sapuran dan Watumalang mendorong dan mendukung Abdul Arif ikut bertarung memperebutkan kursi Bupati Wonosobo 2020-2024.

Dorongan untuk maju dalam Pilkada tersebut diwujudkan dengan menandatangani surat pernyataan bersama. 4 DPC PKB, seperti Kejajar, Kepil, Wonosobo dan Selomerto belum membubuhkan tanda tangan karena tidak hadir dalam pembacaan surat penyataan bersama.

Pembacaan surat pernyataan bersama oleh Perwakilan Forum DPAC PKB Ahmad Arifin dilakukan, di kediaman Abdul Arif yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah dan Ketua Askan PSSI di Jl Tata Bumi No B-17 Singkir Jaraksari Wonosobo. 

Perwakilan Forum DPAC PKB se-Kabupaten Wonosobo Ahmad Arifin mengatakan mensikapi perkembangan politik menjelang Pilkada, pihaknya perlu menyampaikan sikap politik mengingat kebijakan kepala daerah akan berdampak arus bawah di PKB dan NU.

"Problem yang dihadapi Wonosobos saat ini sangat komplek. Masalah kemiskinan, pengangguran, infrastruktur dan tata kelola pemerintahan butuh pembenahan yang serius. Karena itu dibutuhkun figur yang berani dan mumpuni untuk memajukan Wonosobo," katanya.

PKB sebagai wadah perjuangan warga NU dan rakyat, imbuhnya, punya kewajiban politik untuk membantu persoalan yang ada Wonosobo melalui pemimpin yang kuat dan mampu menjawab berbagai permasalahan yang ada serta bisa mencarikan jalan keluar.

Restu Kiai

"Forum DPAC PKB Wonosobo memandang Abdul Arif yang pernah menjadi pengurus PCNU Wonosobo ini mampu mempimpin kota pegunungan ini keluar dari berbagai persoalan dan bangkit untuk maju karena punya visi serta pemikiran yang kuat," cetusnya.

Abdul Arif yang kini aktif menggerakan dunia olah raga di Wonosobo, menurutnya, memiliki pengalaman dan kematangan di bidang politik dan organisasi karena pernah menjabat sebagai wakil rakyat dan aktif di berbagai organisai kemasyarakatan.

"Sebagai politisi, pria yang juga pernah jadi wartawan ini, merupakan santri sekaligus kader NU, PMII dan PKB yang telah teruji mengabdi di NU/PKB sehingga dipandang mampu memperjuangan kepentingan rakyat Wonosobo dan kaum nahdliyin," sebutnya.

Ketua Askab PSSI yang juga mantan Ketua DPC PKB Wonosobo Abdul Arif menyatakan akan meminta pengarahan dan pentunjuk dari pada kiai sepuh sebelum memutuskan maju atau tidaknya dalam pertarungan Pilkada Wonosobo pada 2020 mendatang.

"Sebagai santri dan kader NU, saya tidak akan nggege mongso. Saya akan meminta masukan dan pentunjuk dulu kepada kiai sepuh dan tokoh masyarakat di Wonosobo untuk memutuskan maju atau tidaknya dalam memperebutkan posisi Calon Bupati Wonosobo," tegasnya.

Sebab, menurutnya, dalam tradisi NU dan santri, jabatan itu tidak boleh diminta tapi kalau diberi mandat harus siap melaksanakan. Apapun yang diperintahkan oleh para kiai sepuh dan tokoh masyarakat di Wonosobo, dirinya siap melaksanakan tugas.

Penulis : Muharno Z
Editor   : jks