Penting, Keselamatan Berkendara dan Perawatan Harian Kendaraan

  • PT BRA Latih Mitra Fleet Bisnis

FOTO BERSAMA – Para peserta kegiatan berfoto bersama dalam kegiatan fleet training, yang digelar PT Bumen Redja Abadi Semarang, Minggu (20/10). Foto Arixc Ardana

SEMARANG, WAWASAN.CO - PT Bumen Redja Abadi Semarang sebagai dealer resmi kendaraan Mitsubishi, kembali menggelar kegiatan fleet training, yang diikuti oleh PT Nusantara Sakti, PT Tunas Muda, PT Ritra Cargo dan beberapa konsumen retail.

“Fleet training ini bertujuan mendekatkan diri dengan mitra bisnis, dengan cara memberikan ilmu dasar perawatan harian atau daily maintenance, safety driving dan eco driving,” ujar Service Manager PT Bumen Redja Abadi Semarang, Deni Setiapurnama, dalam kegiatan di dealer tersebut, Jalan RE Martadinata Arteri, Minggu (20/10)

Perawatan harian dalam hal ini, menekankan pada driver agar membiasakan diri dalam melakukan pemeriksaan setiap kendaraan yang dipakai setiap hari, sebelum digunakan beroperasi. Pemeriksaan rutin seperti oli mesin, air radiator, minyak rem dan kopling, ban secara keliling, wiper blade, hingga surat-surat penting lainnya.

Dipaparkan, PT Bumen Redja Abadi Semarang, sudah empat kali hingga bulan Oktober 2019 ini, menyelenggarakan kegiatan Fleet Training. Rencananya kegiatan serupa selanjutnya akan terus dilakukan dengan peserta lainnya.

Perwakilan dari PT Nusantara Sakti Semarang M Faozi, menyampaikan apresiasinya, serta ucapan terima kasih kepada team dari PT Bumen Redja Abadi Semarang yang telah meluangkan waktu dan memberikan ilmu kepada seluruh driver. “Training ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan pengetahuan pengemudi, dalam operasional sehari-hari,” tandasnya.                                                                                                                                                                                                                              

Sementara, dalam kegiatan diisii oleh pemateri instruktur PT Bumen Redja Abadi Semarang, Wachidi. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa faktor keselamatan berkendara harus benar-benar diperhatikan. Dalam penggunaannya, para driver diharapkan untuk tidak menggunakan rem secara mendadak.

“Terutama dijalan turunan yang panjang, driver tidak diperbolehkan menggunakan rem utama secara berlebihan, karena hal ini dapat memicu overheat  pada kampas rem dan tromol. Overheat yang terjadi pada sistem rem, dapat membuat koefisien kampas rem menurun dan dapat menurunkan fungsi pengereman. Akibatnya rem akan terasa seperti ‘blong’, meskipun kampas rem masih tebal dan tidak ada kebocoran minyak rem,”tandasnya.

Dipaparkan, untuk menghindari kejadian (em overheat tersebut, para driver diharapkan dapat bijak dalam menggunakan rem utama. Selain menggunakan rem utama, driver juga diminta untuk menggunakan Exhaust Brake dan Engine Brake. Caranya dengan memposisikan transmisi atau  persnelling pada gigi yang lebih rendah, untuk mendapatkan efek engine brake, dengan demikian, beban kerja rem utama akan menjadi berkurang.

“Tidak hanya itu, driver harus mempunyai karakter defensif, yaitu pengemudi yang mampu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti penggunaan sabuk keselamatan, paham dan tertib berlalu lintas, menjaga jarak aman,  serta memiliki toleransi yang tinggi  terhadap pengguna jalan lain,” tandas Wachidi. 

Penulis : arixc
Editor   : edt