Petugas Damkar Tewas Tersambar Kereta


Petugas Satlantas Polres Demak saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan kereta api barang nomor 132 dari arah Jakarta dengan sepeda motor Honda H 4891 JH dari selatan di perlintasan rel KA tak berpalang, yang melibatkan korban petugas pemadam kebakaran pos Karangawen. Foto : ist

DEMAK, WAWASANCO-Suasana duka masih terlihat di kediaman Almarhum Setyo Hadi Purnomo (34), di Desa Rejosari Kecamatan Karangawen, Selasa (5/11). Seiring meninggalnya Petugas Pemadam Kebakaran Pos Karangawen tersebut, akibat terseret kereta api di perlintasan rel Desa Brambang sekitar pukul 04.00, saat akan bertugas memadamkan kebakaran di Pasar Waru Mranggen.

Korban meninggalkan seorang istri, yang seorang karyawan pabrik. Serta dua puteri, masing-masing bernama Septi (10) dan Kesya (4).

Kepergian lelaki periang itu untuk selamanya  tentu saja menjadi duka mendalam jajaran Satuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Demak, khususnya Pos Karangawen. Terlebih di antara sesama petugas damkar, almarhum dikenal rajin dan nyaris tak pernah mengeluh. 

Bahkan hari-hari terakhir menjelang musibah kecelakaan KA itu terjadi, Bapak dua putri itu terlihat sehat segar. Karenanya mereka yang datang bertakziah tak hentinya memanjatkan doa agar almarhum meninggal dunia dalam kondisi terbaik husnul khotimah, pun keluarga yang sitinggalkan senantiasa diberi ketegaran dan ketabahan.

"Almarhum pribadi yang ramah. Dalam kondisi bagaimana pun selalu siap siaga dan semangat bertugas. Sebagaimana semangat petugas damkar, pantang pulang sebelum api padam," ujar Choir, rekan Setyo Hadi Purnomo.

Informasi berbagai sumber, sebelum kecelakaan terjadi, korban melaju dari arah selatan atau dari Desa Telogorejo menuju Karangawen mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit  H 4891 JH. Sesampainya di perlintasan rel  kereta api Telogorejo - Karangawen KM 02.00, diduga karena terburu-buru untuk membantu proses pemadaman api kebakaran di Pasar Waru, korban tak menyadari kedatangan KA Barang Nomor 132 yang meluncur kencang dari barat.

"Korban sempat terseret sejauh beberapa puluh meter. Akibatnya korban mengalami luka parah di bagian kepala. Sempat dibawa ke Puskesmas Karangawen, tapi nyawanya tak tertolong," terang Kasat Lantas Polres Demak AKP Nyi Ayu saat siaran pers. 

Penulis : ssj
Editor   : jks