Polresta Surakarta tilang 5.520 Pelanggar Lalu lintas


Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Busroni tengah memberikan keterangan terkait hasil pelaksanaan operasi Zebra 2019 di wilayah setempat. (Bagus Adji W)

SOLO, WAWASANCO- Kepolisian Resort Kota (Polresta) Polresta Surakarta menilang 5.520 pelanggar lalu lintas  yang terjaring dalam pelaksanaan operasi Zebra 2019. Pelaku pelanggaran sekitar  57,5 persen didominasi karyawan swasta.

Pelaksanaan operasi Zebra 2019 berlangsung  23 Oktober – 5 November 2019. Jenis pelanggaran terbanyak dalam operasi Zebra 2019, yakni tindakan melawan arus pengendara kendaraan bermotor yang mencapai sekitar 42,5 persen“, ungkap Kasat Lantas Polresta Surakarta Kompol Busroni  ketika dikonfirmasi di ruang kerja, Rabu ( 6/11).

Pelaku pelanggaran lalu lintas yang dikenai tilang selama operasi Zebra 2019, lanjut Kompol Busroni,  jumlah terbesar didominasi pengendara sepedamotor sebanyak 5.304 orang. Peringkat berikutnya ditempati pengendara mobil penumpang 111 orang, disusul 22 pengendara bus dan  83 pengendara mobil barang. Dari sisi status pekerjaan pelaku pelanggaran lalu lintas yakni 3.170 karyawan swasta, 1.502 pelajar dan 93 PNS. Jenis pelanggaran terbanyak yakni  tindakan melawan arus yang jumlahnya mencapai 2224 pelanggar. Diikuti pelangaran tidak membawa surat secara lengkap diantaranya tak memiliki SIM atau tidak memperpanjang masa berlaku STNK dan jumlahnya mencapai 1.605 pelanggaran. Juga ada pelaku pelanggaran yang berusia dibawah umur jumlahnya mencapai 194 orang disusul 18 pelanggar menggunakan telepon selular saat mengendarai kendaraan bermotor.

 

Angka pelanggaran berupa tindakan pengendara kendaraan bermotor melawan arus, diakui masuk katagori tinggi . Untuk  itu  pihaknya akan melakukan evaluasi terkait tindakan pengaturan , penjagaan  dan patroli di lokasi pelanggaran. Pelaksanaan operasi Zebra bertujuan masyarakat semakin tertib tanpa harus ditunggu polisi . „ Tindakan melawan arus   saat mengendarai kendaraan bermotor merupakan langkah yang membahayakan diri sendiri ataupun pengguna jalan lainnya“, jelasnya  

Penulis : baaw
Editor   : jks