DPD Kawal Pelaksanaan Pilkada Serentak


Wakil Ketua DPD Nono Sampono dan Pengamat politik dari Universitas Mercubuana Maximus Ramses bicara soal Pilkada Serentak.

JAKARTA, WAWASANCO- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Nono Sampono mengatakan masih perlu banyak perbaikan sistem pemiliah kepala daerah.

'' Secara bertahap sistem Pilkada serentak ini bukan sekedar hanya disatukan waktunya agar efisien dan efektif,  tetapi jauh dari persoalan diantaranya money politik dan konflik di masyarakat, ''kata Nono Sampono dalam diskusi Pilkada Serentak dan Tantangan Membangun Daerah di Media Center DPR,  Rabu (6/11/2019 ) bersama pengamat politik
Maximus Ramses lalongkoe.

Mengakui meski demokrasi di Indonesia sudah baik namun masih banyak persoalan. Hal ini karena persoalan. ekonomi dan sistem pendidikan yang masih kurang baik.

''Saya ingat kata tokoh besar Bung Hatta bahwa demokrasi akan berjalan dengan baik kalau ekonomi dan pendidikan sudah maju. Kalau belum maka akan muncul gejolak-gejolak seperti di Indonesia, ''kata Nono.

Karenanya sebagai satu-satunya lembaga yang diberi kewenangan untuk mengawasi pilkada serentak mulai dari pendaftaran hingga pelaksanaan,  ke depan DPD akan memperbaiki sistemnya,  sehingga Pilkada itu dapat berdampak baik lagi bagi daerah.

Namun Nono mengatakan secara pribadi dirinya lebih setuju apabila pemilihan kepala daerah seperti Bupati dan walikota dipilih oleh DPRD.  pemilihan langsung itu cukup presiden dan gubernur.

''Dengan dipilih oleh DPRD biaya akan lebih murah dan dapat memininalisir gejolak yang terjadi di nasyarakat,''katanya.

Hal senada juga diungkapkan pengamat politik Maximus Ramses. Menurutnya perlu perubahan sistem untuk mengurangi money politik.  Caranya  membeprkuat Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu.

''Berikan anggaran yang besat kepada Bawaslu untuk bekerja dengan baik.  Misalnya menangkap siapaun calon yang melakukan money politik dan dipenjarakan, ''katanya.

Penulis : ak
Editor   : jks