Tewas Tertabrak KA, Terseret Sampai 100 Meter


SRAGEN – Sudarto (55), warga Kampung Ngeseng RT 2/RW III, Kelurahan/Kecamatan Gemolong, Sragen, tewas di perlintasan kereta api (KA) Gemolong, Sragen, Sabtu (7/10), sekitar pukul 14.30 WIB.
 
Korban tertabrak KA 2704, pengangkut semen dengan lokomotif No CC 2061305, dengan masinis Mulyadi, asisten Aziz Waskita. Kapolsek Gemolong, AKP Supadi, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman kepada wartawan menjelaskan, kejadian itu, kali pertama diketahui Widodo (52), warga setempat.  
 
Saat kejadian, KA barang melaju dari arah utara (Purwodadi) ke selatan (Solo). Saksi menambahkan, kejadian itu dilaporkan saksi ke Pos Lantas Gemolong. Atas laporan itu, Kapolsek Gemolong memerintahkan anggota Polsek, bersama personel Pos Lantas Gemolong menuju lokasi kejadian, tepatnya di km 89+300, jalur perlintasan antara Salam - Kalioso.
 
“Jasad korban langsung dievakusi ke RSI Yakssi Gemolong. Saat dievakusai, tubuh korban sudah tidak utuh, sehingga petugas harus mengumpulkan bagian tubuh korban. Dari keterangan tetangga, korban memang agak kurang waras. Kemungkinan korban bunuh diri,” ujarnya.
 
Nugroho, warga setempatmengatakan, beberapa warga mengetahui, Sudarto sempat mondar-mandir di sekitar perlintasan, sebelum tertabrak KA. “Akan menyeberang atau tidak, tahu-tahu korban tersambar KA dan terseret sampai sejauh 100 meter. Ada yang bilang korban adalah pencari rongsok. Yang jelas ada bagian tangan dan kaki yang belum ketemu, saat pencarian yang dilakukan petugas, hingga Sabtu (7/10) sore,” ujar dia.  
 

Penulis : sw
Editor   :