Pelawak Nurul Qomar Divonis 1 tahun 5 Bulan


Terdakwa Nurul Qomar mendengarkan pembacaan putusan yang disampaikan oleh ketua majelis.hakim dalam sidang yang digelar di ruang Cakra, Pengadilan Negeri Brebes, Senin (11/11). Foto. Eko Saputro

BREBES, WAWASANCO - Terdakwa  kasus dugaan pemalsuan surat keterangan kelulusan, Nurul Qomar divonis 1 tahun 5 bulan (17 bulan) dalam sidang putusan yang digelar di ruang Cakra, Pengadilan Negeri Brebes, Senin (11/11).

Majelis hakim yang diketuai oleh Sri Sulastri SH menjatuhkan vonis lebih ringan daripada tuntunan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum  (JPU) yakni tiga tahun penjara bagi terdakwa.

Dalam pembacaan putusannya, majelis hakim menyatakan, terdakwa Nurul Qomar dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 263 ayat 2 tetang Pemalsuan Surat, dan menjatuhi hukuman 1 tahun 5 bulan. Selain itu, majelis hakim mewajibkan terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 2 ribu.

Terdakwa Nurul Qomar kepada wartawan usai menjalani persidangan menyatakan banding atas putusan tersebut. 

"Saya menghormati putusan hakim. Namun, saya tidak sependapat dengan putusan majelis hakim, sehingga mengajukan banding," terangnya.

Nurul.Qomar menambahkan,  atas banding yang diajukan tersebut, pihaknya tidak dilakukan penahanan. Sehingga, masih bisa melaksanakan aktivitas, baik syuting dan menghadiri pengajian. 

“Kalau soal banding silahkan ke tim pengacara saya. Yang jelas berkas banding langsung kami buat,” terangnya.

Kuasa Hukum Terdakwa, Furqon.SH saat mendampingi kliennya akan  berusaha memenangkan banding dan optimis.bisa.menang di pengadilan tinggi.

Terpisah,  JPU Andhy Hermawan Bolifar SH MH terhadap putusan hakim, pihaknya menyatakan pikir-pikir.

"Kami siap.menghadapi upaya banding yang diajukan oleh terdakwa. Tuntutan tiga tahun yang disampaikan dalam sidang sebelumnya, akan diperjuangkan dan optimis bisa mendapatkan hasil maksimal," tegas Andhy.

Sebelumnya, usai majelis hakim membacakan vonis bersalah dan diputus 1 tahun 5 bulan, suasana haru menyelimuti ruang persidangan. Pihal keluarga terdakwa terlihat menangis  Namun,  terdakwa terlihat tegar dengan memeluk dan berjabat tangan dengan keluarganya yang setia menunggu persidangan hingga kelar.

Dukungan moril dari rekan sejawat di Grup Lawak Empat Sekawan juga tampak terlihat dengan.kehadiran Ginanjar dan Eman. Terlihat pula rekan sejawat sesama.pelawak seperti Memet dan lainnya.

 

Penulis : ero
Editor   : edt