Mengungkap Cara Mudah Hidup Sehat ala Rasulullah


Pembicara dr Zaidul Akbar, bersama Ketua Pembina Masjid At- Taufiq Hasan Thoha Putra, istri Kapolrestabes Semarang Titik Abyoso beserta penyelenggara acara dari Kangen Water Center dan pengurus Majelis Taklim Hidayatullah disela kegiatan. Foto: dok-Ks

SEMARANG, WAWASANCO - Sehat dalam Islam, berawal dari qolbu. Hidup sehat juga berarti akan lebih maksimal dalam beribadah, serta menjaga amanah tubuh yang Allah SWT titipkan sebagai karunia. Disatu sisi, sehat itu mahal. Pepatah itu tepat disandingkan di jaman ini dimana biaya pengobatan semakin tinggi.

NAMUN, sakit datang bukan dengan sendirinya.  Saat ini banyak pengobatan yang menggunakan pendekatan berbasis obat kimia, namun tidak bagai dr Zaidul Akbar. Menurutnya, makanan adalah puncak dari segala penyakit. Artinya, jika seseorang terkena penyakit pasti ada sesuatu yang salah, dengan apa yang dimakannya setiap hari.

"Jika ingin sehat, kita bisa mencontoh pola makan dan gaya hidup sang teladan, Rasulullah SAW.  Rasul juga tidak pernah makan hingga kenyang. Dalam pola makannya, Rasul selalu membagi porsi lambungnya untuk makanan padat, cairan, dan gas, sehingga makanan yang ia makan hanya 1/3 dari kemampuan maksimal lambungnya," paparnya, dalam Kajian Muslim untuk Umum bersama dr Zaidul Akbar di Masjid At Taufiq, Jalan Durian Banyumanik, Senin (11/11).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan The A Team Kangen Water dn Majelis Taklim Hidayatullah, yakni wadah taklim dari orangtua wali siswa SMP-SMA Islam Hidayatullah Banyumanik ini, mengusung tema 'Mengungkap Cara Mudah Hidup Sehat ala Rasulullah, Hati Bersih Raga Sehat'.

Menurutnya, Indonesia adalah negara yang kaya akan tanaman herbal. Sayangnya, potensi ini belum dikembangkan secara maksimal. Bangsa Indonesia yang mayoritas muslim pun juga belum sadar dengan khasiat puasa, tahajud, bahkan sedekah.

"Saat merasa tidak enak badan misal masuk angin, saya terbiasa mengkonsumsi berbagai jenis rimpang yang ada di rumah. Seperti jahe memiliki banyak manfaat. Konsumsi herbal bisa ganti-ganti misal kunyit, jahe, jeruk nipis, yang penting tubuh selalu terasup berbagai bahan yang bermanfaat," kata dr Zaidul.

 

Kurma

Dirinya juga mencontohkan air nabeez adalah air rendaman (infused water) kurma atau kismis. Kurma atau kismis yang dimasukkan ke dalam wadah tertutup yang sudah berisi air masak, dan direndam semalaman untuk diminum keesokan paginya.

"Air nabeez ini merupakan minuman kesukaan Rasulullah SAW . Biasanya, beliau merendam kurma atau kismis, di dalam wadah tertutup selama 12 jam. Kemudian, airnya diminum dan buah kurma yang sudah lembut langsung ditelan tanpa mengunyah terlebih dahulu," terangnya.

Tidak hanya menyampaikan beragam informasi terkait cara hidup sehat, yang dikenal dengan Jurus Sehat Rasulullah (JSR), dalam kesempatan tesebut dirinya juga mempraktekkan langsung beragam keilmuan tersebut.

Sementara, Ketua panitia sekaligus ketua The A team Kangen Water Capt Elnath Torres, menuturkan kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat.

"Ada banyak cara untuk hidup sehat seperti Rasulullah. Termasuk tadi disampaikan air nabeez, dengan kurma. Ini seperti yang sudah kita lalukan, dengan Kangen Water, yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan," terangnya.

Diterangkan, kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari masyarakat luas. Terbukti tidak kurang 2.000 jamaah, ikut hadir dalam kegiatan tersebut. "Bagi masyarakat yang mau melihat atau menonton, juga bisa mengakses melalui youtube Kajian Muslim Bersama dr Zaidul Akbar @Masjid At-Taufiq,"pungkasnya.

Harapan senada juga disampaikan Ketua Majelis Taklim Hidayatullah Nurminah. "Kajian Muslim ini menjadi agenda rutin yang kita selenggarakan. Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat dan keilmuan bagi saudara-saudara kita," terangnya, didampngi Bunda Ana dan Bunda Diana.

Penulis : arixc
Editor   : edt