Puluhan Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung


Personil Polri, TNI, BPBD, dan Satpol PP membantu menata rumah warga Kecamatan Randublatung, Blora yang roboh rata tanah disapu angin lisus. Foto : Wahono

BLORA, WAWASANCO-Hujan deras disertai angin kencang, dalam tiga hari terakhir menerjang desa-desa di lima kecamatan wilayah  Kabupaten Blora, mengakibatkan puluhan rumah roboh, atap genting beterbangan, dan fisik lainnya porak poranda.

“Untuk bencana naign kencang terparah, terjadi pada Senin (11/11) sore di wilayah Kecamaran Randublatung,” jelas pejabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Blora, Sunardi, Selasa (12/11)

Rumah-rumah warga yang roboh di Kecamatan Randublatung, Desa Kutukan tiga rumah, Kediren satu Rumah, Kadengan enam rumah, Jeruk satu rumah, Pilang satu rumah, Sumberejo empat rumah, dan Desa Tanggel 11 Rumah.

Tidak hanya di Kecamatan Randublatung, angin lisus juga mengamuk di di Kecamatan Cepu, satu rumah di Desa Kentong mengalami rusak berat, dan belasan lainnya rusak bagian atap dan fisik lainnya.

 

Di Kecamatan Kedungtuban, satu rumah warga engalami rusak berat, tujuh rumah lainnya atap gentingnya beterbangan disapu angin kencang yang datang secara tiba-tiba dan seperti berputar-putar.

 

Kerja Bhakti

 

Selain rumah tinggal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat dua unit truk rusal, enam unit sepeda motor rinsek, tiga unit penggergajian kayu roboh, tiga gudang oven tembakau rata tanah, dan dua kandang ayam roboh.

 

“Ada aua warga mengalami luka, kini dirawat intensif di Puskesmas,” jelas Plt Kalak BPBD Kabupaten Blora, Sunardi.

 

Menurut Sunardi, petugas BPBD masih bekerja di lapangan, mencari  data baru dan mendata bencana alam di lima Kecamatan Randublatung, Kedungtuban, Cepu, Jiken, dan Kradenan.

 

Kemarin (Senin sore, Red), mendadak  mendung tebal, turun hujan deras dibarengi angin kencang yang datang seperti berputar-putar,” ungkap Suparno (53), salah satu guru di Randublatung.

 

Sementara itu bencana alam yang terjadi Sabtu (9/11/2019), juga mengakibatkan belasan rumah rusak berat dan ringan disapu angin sekitar pukul 16.10 WIB, di beberapa desa di Kecamatan Jiken, dan Kecamatan Kradenan.

"Angin lisus dengan suara gemuruh datang dari barat, saya mengamankan diri di ruang tamu, dan alhamdulillah aman,” ungkap Sumaji (56), warga Desa Kadengan, Kecamatan Randublatung, Blora.

 

Untuk meringankan korban bencana alam, petugas Polres, Kodim Blora, dibantu angota Polsek dan Koramil Randublatung, turun bergotong royong membantu warga menata material rumah warga yang rusak disapu angin lisus.

 

Tim dari Satpol PP, BPBD Blora, juga bergabung bersama anggota Polri dan TNI, kerja bhakti membantu membersihkan rumah serta memotong pohon pohon yang tumbang. 

 

“Kerja bhakti bersama ini, adalah wujud nyata sinergitas tiga pilar di wilayah bencana,” tandas Kapolres AKBP Antonius Anang melalui Kabagops Kompol Zuwono.

 

Bhakti sosial tidak hanya hari ini, besok dan besoknya lagi, Polri bersama TNI masih akan terus  membantu masyarakat korban bencana alam hingga kondisinya kembali membaik, kata Kompol Zuwono. 

 

Penulis : wah
Editor   : jks