Polres Salatiga Santuni Anak Yatim


eumlah perwira di jajaran Polda Jateng dan Polres Salatiga saat menghadiri santunan anak-anak yatim piatu di Masjid Bismillah Abu Bakar As Sidiq Gebdongan, Rabu (13/11) malam. Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO- Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H Tahun 2019, Polres Salatiga menyantuni anak-anak yatim piatu di Masjid Bismillah Abu Bakar As Sidiq Gebdongan, Rabu (13/11) malam. 

Ada pun pembicara KH Ahmad Sukahir Mustofa SAg. MM. Kegiatan ini diselenggarakan Polres Salatiga bersama Remaja Masjid Bismillah Abu Bakar As Sidiq dengan Ketua Takmir Sri Mulyono dan Panitia Kegiatan Wiwik Soenarko, yang dihadiri Personil Polres Salatiga beserta masyarakat wilayah Gendongan dan sekitarnya.

Kegiatan ini dihadiri Karo SDM Polda Jateng Kombes Drs Iriansyah, SH didampingi beberapa anggota diantaranya AKBP Agus dan Kompol Syarifudin, Kabid Dokes Polda Jateng Kombes dr Yuanaputra, AKBP Soeoarmo,  Kompol Risprasetyo, AKP Suwondo
3.Wakapolres Salatiga, Kompol Kristanto Budi Nursetya S. Sos, PJU Polres Salatiga, Kapolsek Tingkir Polres Salatiga, Perwira dan Personil Polres Salatiga.

Tampak pula, ulama wilayah Tingkir seperti Mbah Nasyir Asari dan Ustad Agus Rofiq. Tak ketinggalan Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemudaan diantaranya PMII,  KAMMI, HMI, GKMI dan BEM UKSW.

Dalam tausiyahnya, KH.Ahmad Sukahir Mustofa SAg. MM menandaskan memberi bantuan secara tulus ikhlas akan bermanfaat untuk dunia dan akhirat, serta mengaji adalah salah satu kegiatan yang bisa dijauhkan dari kesulitan hidup.

"Yang dibawa mati oleh manusia adalah iman dan taqwa kepada allah SWT bukan harta dan benda oleh sebab itu saat masih hidup pandai - pandailah untuk berbuat kebaikkan sehingga nantinya Khusnul Khotimah," sebut KH.Ahmad Sukahir Mustofa SAg. MM.

Ia mengajak semua pihak menggunakan waktu untuk ibadah kepada allah SWT, hidup tidak boleh iri, dengki serta berbuat kejahatan dan perbanyak tali silaturrahmi untuk berbuat kebajikan.

"Dalam hidup harus bisa bermanfaat untuk orang lain seperti menyantuni anak yatim,  perbanyak tali silaturrahim dan silaturrahmi serta harus selalu rukun dengan sanak saudara dan tetangga bahkan siapa saja agar mendapat rahmad dari allah SWT," paparnya.

Sementara, Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes dr. Yuana Putra membacakan amanat Kapolda Jateng menyampaikan terima kasih kepada semua hadirin yang telah berkenan hadir dalam kegiatan mulia tersebut.

Kapolda menyebutkan, ajaran Islam mampu membimbing manusia dalam menjalani kehidupan oleh sebab itu muslim harus menghayati al quran dan nilai - nilai pancasila sebagai WNI untuk terjaganya keutuhan NKRI.

"Untuk itu, kami mengharapkan peran serta aktif dari seluruh masyarakat untuk menciptakan jawa Tengah yang damai dengan mengantisipasi semua permasalahan," tandas Kapolda.

Ulama dan umaro adalah perekat persatuan  oleh sebab itu mari kita jaga persatuan dan kesatuan (menjaga keamanan dan ketertiban) Pasca Pemilu dan jelang Pilkada serentak.

Usai sambutan dari Kabid Dokes dilakukan penyerahan bantuan dari Polda Jateng kepada 33 anak yatim secara simbolis oleh Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa yang hadir dalam kesempatan tersebut bersama pejabat dari Polda Jawa Tengah

Penulis : ern
Editor   : jks