Karaoke Zeus Digerebek

  • Polda Tetapkan Satu Tersangka

SEMARANG, WAWASAN.CO - Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Tengah menetapkan seorang tersangka yang diduga sebagai penyedia layanan prostitusi di Zeus Karaoke Semarang.

"Sampai saat ini kita sudah m,emeriksa tujuh orang saksi dan satu tersangka yang sudah ditahan. Dari hasil pemeriksaan tidak menutup kemungkinan tersangkanya akan bertambah," ujar Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Budhi Haryanto, beberapa waktu lalu.
Budhi mengatakan, meski garis polisi di Zeus Karaoke sudah dibuka dan kembali beroperasi, namun ia memastikan kasusnya tetap jalan.

"Garis polisi dibuka karena apa yang kita cari sebagai alat bukti sudah ditemukan. Kasusnya tetap jalan. Masalah penutupan lokasi itu kewenangan Pemkot Semarang. Apakah nanti ada rekomendasi ke pemkot, kita tunggu saja perkembangan lebih lanjut," tandasnya.

Lebih jauh Budhi mengatakan, penggrebekan dilakukan sebagai tindak lanjut informasi masyarakat yang menyampaikan kalau Zeus Karaoke menyediakan kegiatan prostitusi. 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Rahmulyo Adiwibowo, meminta pemkot mengkaji ulang perijinan dari Zeus Karaoke.

"Pemkot Semarang pelaku pemberi izin harus tegas. Kalau ada penyalahgunaan izin, ya harus dicabut izinnya. Apalagi jika izinnya disalahgunakan untuk prostitusi," ujar Rahmulyo.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, Pemkot Semarang tidak ada alasan lagi untuk tidak mencabut izin Zeus Karaoke, apalagi sudah ada penyelidikan polisi dan ada tersangka yang ditahan.

"Kalau sudah berkali ulang ada pelanggaran penyalahgunaan izin, tidak ada alasan bagi Pemkot mencabut izinnya. Pemkot harus tegas dan tidak ada toleransi," ujarnya. 
Sebagai bentuk pengawasan, pihaknya akan melakukan penyelidikan secara mendadak tidak hanya di Zeus Karaoke, tapi semua tempat hiburan malam.

"Kami, khususnya Komisi D DPRD Kota Semarang akan melakukan sidak tidak hanya di Zeus Karaoke, tapi di semua tempat hiburan malam," kata Rahmulyo.

Koordinator Gempar Jateng, Wijayanto memberikan apresiasi langkah tegas penyidik Polda Jateng. Pasalnya, kasus yang sama sudah setahun lebih mangkrak di Polrestabes Semarang.

"Bahkan sudah ada tersangka tapi kelanjutannya tidak ada sampai sekarang. Makanya kami memberikan apresiasi atas tindakan tegas penyidik Polda Jateng," ujar Wijayanto.

Kendati demikian, kata dia, managemen Zeus Karaoke memiliki keahlian mengolah kasus tersebut.

"Buktinya, dalam dua hari setelah diberi garis polisi, karaoke sudah dibuka dan kembali beroperasi. Polisi dan pemkot terkesan tidak berbuat banyak. Patut diduga ada orang-orang berpengaruh di managemen Zeus Karaoke," ungkap Wijayanto. 

Penulis : arixc
Editor   : edt