Kapolres Surakarta AKBP Andi Rifai tengah menyerahkan barang bukti sepedamotor AD 2312 NU kepada pemilik Anik Evaria Rahayu dalam acara di Mapolresta Surakarta, Jumat (29/11) (Bagus Adji W)
SOLO, WAWASAN.CO -Kepolisian Resort Kota Surakarta menyerahkan kembali sepeda motor kepada dua korban pencurian. Menyusul keberhasilan polisi menangkap sembilan pelaku kejahatan dan menyita barang bukti tujuh sepedamotor. “Para tersangka ditangkap dalam operasi Sikat Candi 2019”, kata Kapolresta Surakarta AKBP Andi Rivai di Mapolresta setempat, Jumat (29/11).
AKBP Andi Rifai didampingi Kasat Reskrim AKP Arwansa dan Wakasat Reskrim AKP Widodo mengungkapkan, Polresta Surakarta menggelar Operasi Sikat Candi 2019 antara tanggal 7 – 26 Oktober 2019 .
Dalam operasi yang berlangsung selama 20 hari berhasil diungkap perkara pencurian sepedamotor dan pencurian dengan kekerasan yang dijadikan target operasi sebanyak lima perkara berdasarkan laporan polisi dan satu kasus non TO dengan sembilan tersangka. Tujuh diantara tersangka merupakan warga Solo satu orang asal Boyolali dan sisanya dari karanganyar. Dari sisi usia , dua orang tersangka merupakan anak dibawah umur.
Dua orang diantara para pelaku kejahatan merupakan spesialis curanmor, dan sudah melakukan dua kali pencurian. “Dari seluruh barang bukti yang berhasil diamankan, hari ini diserahkan kepada pemiliknya yakni Anik Evaria Rahayu warga Jebers Solo pemilik sepedamotor AD 2312 NU . Serta, satu unit sepeda motor AD 69623 BDE diserahkan kepada Yohan Milano asal Miri Sragen selaku pemilik”, terangnya, seraya menambahkan, polisi juga menyita sebilah clurit dari tersangka HP asal Banjarsari.
Secara terpisah Anik Evaria Rahayu pemilik motor AD 2312 Nu mengaku senang kendaraan bermotor roda dua yang hilang dari teras rumah pada 9 September 2019 bisa ditemukan dan diterima kembali.
“Motor tersebut hilang dari teras rumah padahal sudah dikunci stang „ tuturnya sembari mengucapkan terima kasih kepada Polresta Surakarta yang telkah berhasil menemukan kembali sepedamotor yang dijarah penjahat.
Hal sama juga disampaikan Yohan Milano warga miri Sragen yang kos di Gilingan Banjarsari. Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Polresta Surakarta yang telah menemukan kembali sepedamotornya yang hilang pada 25 Maret 2019.”
"Motor saya lenyap ketika saya parkir di teras tempat kos, dalam keadaan tidak dikunci stang," paparnya. Diakui pihaknya tak mengunci stang motor karena tempat kos sudah dikelilingi pagar besi, dengan pintu terkunci. Dirinya pun berjanji akan lebih berhati hati bila meninggalkan sepeda motor.
Penulis : baaw
Editor : edt