Festival Kali Tuntang Lama, Destinasi Wisata Baru Kota Wali


PANGGUNG SENI BUDAYA : Perwakilan pelajar SD, SMP, SMA serta penggiat seni berkolaborasi menampilkan tari kolosal pada Festival Kali Tuntang Lama di panggung depan Gerbang Pendapa Satya Bakti Praja Demak. Foto : sari jati

DEMAK, WAWASAN.CO -  Berbagai cara dilakukan Pemkab Demak untuk mempromosikan potensi daerah dimiliki. Termasuk di dalamnya dengan menata perwajahan kota. Sehingga bermulti efek pada bidang-bidang lainnya, seperti sektor pariwisata, ekonomi juga sosial budaya.

Sehubungan itu pemda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak menyelenggarakan Festival Kali Tuntang Lama. Pagelaran seni dan budaya yang  berlangsung dari pagi hingga petang itu, selain dimaksudkan menggali bakat seni budaya para pelajar juga penggiat seni, sekaligus mempromosikan destinasi wisata baru yakni Taman Kali Tuntang Lama.

Kabar baiknya, animo penonton cukup bagus. Mulai dari anak-anak hingga dewasa antusias menyaksikan pagelaran demi pagelaran yang disuguhkan, meliputi tari, musik, teater hingga pameran lukisan. Bahkan ak sedikit datang dari luar daerah, yang ingin mengenal lebih jauh sejarah Kesultanan Demak Bintoro.

Panggung pertunjukan berukuran besar yang didirikan di depan gerbang Pendapa Satya Bakti Praja semakin mempesona dengan penataan Taman Kali Tuntang Lama yang membentang semakin cantik sepanjang kurang lebih 500 meter  mulai depan Makodim 0716/Demak hingga depan Mapolres lama.

Bupati HM Natsir menyampaikan, Kali Tuntang Lama adalah sejarah keberadaan Kesultanan Demak Bintoro. Maka sudah menjadi kewajiban warga Demak memelihara dan melestarikannya. 

Bahkan untuk menatanya lebih cantik sebagai bagian perwajahan kota, bersamaan even HUT Korpri dan PGRI pada 2019 ini diselenggarakan lomba menghias Taman Kali Tuntang Lama  antar-OPD.

"Lomba ini sengaja diselenggarakan untuk menumbuhkan semangat 'hardarbeni' sekaligus nguri-nguri semua warga Demak termasuk para ASN akan aset daerah yang menjadi ciri khas. Maka itu anggarannya iuran atau ditanggung masing-masing OPD, sebagai bentuk guyub rukun mbangun Demak," terang Bupati Natsir, didampingi Wabup H Joko Sutanto.

Festival Kali Tuntang Lama selain merupakan rangkaian HUT Korpri ke-48 dan PGRI ke-74, dimaksudkan pula memperkenalkan kepada publik destinasi wisata baru di Kota Wali. Yakni Taman Kali Tuntang Lama yang kini banyak dilengkapi spot-spot foto cukup instagramabel. 

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak H Eko Pringgolaksito didampingi Kabid Pembidaan Kebudayaan Afiv Taufiqqurahman menambahkan, melihat suksesnya pertunjukan seni dan budaya serta besarnya anemo masyarakat, direncanakan Festival Kali Tuntang Lama menjadi agenda tahunan. Selain dimaksudkan menggali potensi bakat seni dan budaya pelajar juga masyarakat Demak, sekaligus menyemarakkan agenda wisata sejarah dan religi di Kota Wali.

 

Penulis : ssj
Editor   : edt