KA Menoreh Tabrak Avanza, 2 Tewas

  • Perlintasan Tanpa Palang Pintu

HANCUR - Kendaraan Avanza yang hancur tertabrak Kereta Api Menoreh di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Cibiyuk Kecamatan Ampelgading. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG, WAWASAN.CO - Kecelakaan tragis terjadi Senin (2/12) dinihari sekitar pukul 00.30 di perlintasan tanpa palang pintu Desa Cibiyuk Kecamatan Ampelgading Pemalang, sebuah mobil Toyota Avanza bernopol B 1361 BIH tertabrak Kereta Api Menoreh jurusan Jakarta-Semarang. Akibatnya pengemudi dan penumpang kendaraan meninggal di lokasi kejadian.

Kanitlaka Satlantas Polres Pemalang, Iptu Nuryadi, saat dihubungi membenarkan adanya musibah tersebut. Berawal dari kendaraan minibus yang melintas dari arah Selatan ke Utara, dan melewati perlintasan sebidang rel KA Double Track. Naas dari arah Barat ke Timur, melaju dengan kencang Kereta Api Menoreh sehingga terjadi benturan keras.

Pengemudi mobil teridentifikasi Suntoyo (50) warga Desa Widodaren Rt 37 RW 06 Kecamatan Petarukan dengan pekerjaan pengemudi, sedangkan penumpang, atas nama Muniru Jawadil Mughis (27) penduduk Desa Krogen Rt 05 RW 3 Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan. Kedua korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan sejumlah badan yang lain.

"Kerugian material akibat kecelakaan tersebut kurang lebih mencapai Rp 50 Juta,"jelasnya.

Sementara itu terkait kecelakaan kereta api dengan kendaraan roda empat di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Cibiyuk, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pemalang, Akhmad Patah, menyatakan sebenarnya di lokasi tersebut sudah direncanakan akan dibuatkan palang pintu pada tahun mendatang.

Sebab pada tahun 2019 ini pembangunan dan pemasangan pintu kereta otomatis sudah dilakukan di dua lokasi, yakni di Desa Iser Kecamatan Petarukan dan Desa Tumbal Kecamatan Comal. Di kedua lokasi ini pun rawan terjadi kecelakaan sebelumnya sehingga kemudian dibangun pintu otomatis untuk keamanan masyarakat.

"Untuk tenaga penjaga palang pintu disiapkan oleh Dinas Perhubungan yang diambil dari masyarakat umum, namun demikian melalui pelatihan dan pendidikan oleh PT KAI Madiun, sehingga yang memenuhi syarat dan luluslah yang akan dipakai,"jelasnya.

 

 

Penulis : pw
Editor   : edt