Salah satu perwakilan calon kepala desa menandatangani deklarasi pilkades damai di hadapan Bupati Hj Idza Priyanti SE MH dan Wabup Narjo SH MH di Pendopo Kabupaten Brebes, Rabu (4/12). Foto. Eko Saputro
BREBES, WAWASANCO - Sebanyak 372 calon kepala desa (Cakades) dari 108 desa mengikuti acara Deklarasi Pilkades Damai di Pendopo Kabupaten Brebes, Rabu (4/12).
Deklarasi Pilkades Damai yang digagas Pemkab Brebes ini, ditandai dengan penandatanganan dan pembacaan ikrar oleh seluruh cakades, disaksikan Bupati Idza Priyanti SE MH, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), dan para pejabat.
Bupati Idza Priyanti dalam sambutannya menandaskan, Deklarasi Pilkades Damai digelar agar pelaksanaan seluruh tahapan pilkades hingga proses pelantikan berjalan aman dan lancar.
Tentunya, lanjut Bupati, hal itu diperlukan komitmen dari para cakades bersama para pendukungnya. Khususnya saat proses pemilihan yang dilakukan secara manual atau mencoblos pada Minggu (15/12) mendatang.
"Diharapkan seluruh tahapan pilkades bisa berjalan lancar, aman, tertib," terang Bupati.
Bupati mengemukakan, saat ini proses tahapan pilkades sudah memasuki pendistribusian undangan bagi pemilih dan ditargetkan selesai pada 5 Desember mendatang. Sedangkan untuk surat suara, sebagian desa sudah ada yang mencetak. Surat suara tersebut akan didistribusikan ke tingkat desa pada 10 Desember mendatang.
"Direncanakan untuk pelantikan kades terpilih hasil pilkades ini pada Februari 2020 mendatang," tukasnya.
Bupati menambahkan, terkait pengadaan kertas surat suara, menggunakan anggaran bantuan APBD yang diberikan kepada setiap desa yang akan melaksanakan Pilkades.
Besaran bantuan yang diterima setiap desa antara Rp 30 juta hingga Rp 50 juta, tergantung banyak dan sedikitnya daftar pemilih tetap (DPT) setiap desa.
"Anggaran pilkades ini sudah dialokasikan Pemkab di APBD murni tahun 2019. Jadi, untuk cetak kertas surat suara anggarannya sudah siap," paparnya.
Camat Bantarkawung, Eko Supriyanto menuturkan, untuk wilayahnya, saat ini desa yang akan melaksanakan pilkades seluruhnya sudah melakukan cetak kertas surat suara. Sehingga, diharapkan surat suara akan bisa didistribusikan ke tiap desa sesuai jadwal yang ditetapkan.
"Kalau di desa-desa kami, saat ini sudah dalam proses cetak kertas surat suara. Tinggal nanti distribusinya saja," pungkas Eko.
Penulis : ero
Editor : edt