Gandakan Uang, Karyawan BPR/ BKK Masuk Bui


Karyawan BPR/BKK Eramoko unit Pracimantoro Giri Rahmanto ditahan.(Foto :Tulus PE)

WONOGIRI.WAWASANCO. Giri Rahmanto (36) karyawan BPR/BKK Eromoko unit Pracimantoro yang tinggal di  Dusun Sumber, Desa Poloharjo, Kecamatan Eromoko, Senin (13/1) siang digelandang ke Rutan kelas IIB Wonogiri oleh penyidik Kejaksaan Negeri Wonogiri. Itu dilakukan lantaran diduga telah menyelewengkan dana milik nasabah sebesar Rp 2.784.569.589.

‘’Giri (tersangka), selaku staf  BPR/BKK  bertugas mengumpulkan uang dari nasabah secara jemput bola di pasar Pracimantoro. Namun uang dari nasabah yang menabung maupun deposito, tidak semuanya distor ke BPR/BKK tempatnya bekerja. Begitu juga yang ambil tabungan, selalu dilebihkan dari permintaan nasabah dan sisanya dipergunakan sendiri, ’’ jelas Kepala Kejakaan negeri Wonogiri, Agus Irawan Sustisianto didampingi kasi Intel Amir Akbar dan Kasi Pidsus  Ismu Armanda.

Terbongkarnya kasus tersebut berawal dari sejumlah nasabah yang menanyakan tabungannya ke BPR/BKK Eromoko cabang Pracimantoro, dan bagian kasir di BPR/BKK mendapati ketidakberesan. ‘’Itu terjadi selama tiga tahun, mulai 2014 sampai 2017. Uang yang disalahgunakan tersebut merupakan milik 28 nasabah yang terpecah menjadi 45 rekening,’’ tambahnya.

Namun sekarang para nasabah sudah tenang karena untuk urusan uang nasabah, sudah tidak ada masalah sebab sudah ditutup menggunakan kas milik BPR/BKK.

Atas permasalahan itu,  pihak BPR/BKK meminta kejaksaan untuk membantu menagih kepada tersangka. Namun sampai saat ini tersangka tidak mengembalikan sama sekali. Hingga akhirnya dilakukan proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

‘’Ketika dimintai keterangan, uang sejumlah itu digunakan untuk penggandaan uang secara supranatural. Adapun untuk makan sehari-hari, tersangkadan istrinya membuka warung sate kambing,’’ imbuh Amir melengkapi keterangan Kajari.


 

Penulis : tpe
Editor   : edt