Tujuh Kalapas LP Nusakambangan Diganti


Kadivpas Kanwil Kemenhukham Jateng Marasidin Siregar melantik dan memimpin Sertijab para Kalapas Nusakambangan dan Cilacap serta Karubasan Cilacap. Foto: Ady Purwadi

CILACAP, WAWASANCO-Sebanyak tujuh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) yang ada di Pulau Nusakambangan diganti.  Senin (13/1)  mereka dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Kepala Divisi Permasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Marasidin Siregar.

Dalam acara yang berlangsung di Aula Wisma Sari Lapas Klas 1 LP Batu Nusakambangan, turut dalam pelantikan adalah Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rubasan) . Tujuh Kalapas yang di ganti yakni, Kalapas Kelas IIA Besi Nusakambangan yang sebelumnya dijabat Supriyanto, kini dijabat oleh Ika Prihadi Nusantara. Berikutnya Kalapas Kelas IIA Narkotika sebelumnya dijabat oleh Herman Mulawarman kini dijabat Hasan Basri.

Kapalas Kelas IIA Kembang Kuning kini diduduki Unggul Widyo Saputro dari pejabat sebelumnya Edy Suryanto. Kalapas Kelas IIA Permisan dari sebelumnya dijabat oleh Ian Rusmanto kini dijabat oleh Sopian.

Kalapas Kelas IIA Pasir Putih sebelumnya dijabat oleh Yandi Suyandi diserahkan kepada Fajar Nur Cahyono. Sedangkan Kalapas kelas II B Cilacap sebelumnya oleh Hasan Basri digantikan Faozul Ansori.

Kalapas lainnya yang diganti adalah Kalapas Kelas II B Terbuka Nusakambangan. Dari pejabat lama Projo Hirnowo posisinya diganti oleh Rimsan Somantri. Sedangkan Kepala Rubasan Kelas II C dari Jumadi saat ini digantikan oleh Wahyu Budi Heriyanto.

Menurut Kadivpas Marasidin Siregar, diwilayahnya (Jateng) ada sebanyak 25 Kalapas yang dimutasi, dan 7 diantaranya di Cilacap dan Nusakambangan. “Mutasi ini sebuah keniscayaan untuk penyegaran organisasi sehingga merupakan hal biasa untuk pengembangan karir dari para pejabat itu sendiri. Tidak ada hal yang negatif dan ini sesuai dengan SK dari Menteri Kemenkumham" tegasnya kepada wartawan usai acara pelantikan.

Ia menjelaskan, pejabat yang dari Nusakambangan ini mendapatkan kenaikan eselon, dan promosi untuk kenaikan wilayah.  "Ada yang mendekati Jakarta, ke Jawa timur, bahkan ke Sumatera dengan mengampuh jumlah napi yang jauh lebih banyak bisa 200 persen lebih dari yang sebelumnya di ampuh di tiap Lapas Nusakambangan" ungkap dia.

Ia berharap agar para pejabat baru ini segera menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab  sesuai tupoksinya. "Terutama dapat  melaksanakan revitaslisasi lembaga permasyarkatan di Nusakambangan" pungkas Marasidin. 

 

Penulis : ap
Editor   : edt