Disdukcapil Luncurkan Layanan “Si Sakti”


Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Magelang, Larsita. (Foto :Dok)

MAGELANG, WAWASANCO- Di awal tahun 2020 ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang  meluncurkan  program Aksi Siap Antar Akta Kematian (Si Sakti).

“Program Si Sakti ini bertujuan untuk mengejar kepemilikan akta kematian warga yang dinilai masih rendah dibandingkan dengan capaian kepemilikan dokumen kependudukan lainnya,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Magelang, Larsita, Selasa (14/1).

Larsita mengatakan, layanan program berbasis  dalam jaringan ( daring) dengan menggunakan media sosia Whats Apps (WA) grup tersebut, setiap ada kematian dilaporkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil oleh kader dari tingkat rukun tetangga (RT) hingga kelurahan.

Menurutnya, setelah mendapatkan laporan dari tingkat RT tersebut, pihaknya langsung memroses pembuatan akta kematian. Dan, selanjutnya petugas Disdukcapil atau pejabat terkait ditunjuk untuk menyerahkan secara langsung kutipan akta kematian ke pihak keluarga yang berduka. 

"Ketika ada warga Kota Magelang yang meninggal dunia, kemudian kader aktif kami yang ada di tingkat RT dan kelurahan melaporkan kepada kami lewat jaringan WA grup langsung kami proses,"  kata mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Magelang ini.

Ia menambahkan,  saat pihaknya menerbitkan akta kematian dibarengi dengan keluarnya Kartu Keluarga (KK) terbaru, dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik milik suami atau istri yang ditinggal dan telah mengalami perubahan elemen data.

"Kalau yang meninggal masih bujang atau belum menikah, maka yang akan diserahkan kepada keluarganya hanya akta kematian dan KK saja," ujarnya.

Larsita mengatakan,  kesadaran masyarakat Kota Magelang  untuk mengurus akta kematian masih tergolong minim.

“Diharapkan, dengan adanya layanan tersebut kesadaran masyarakat mengurus akta kematian semakin meningkat,” katanya.

Penulis : widias
Editor   : edt