SDN 1 Wonosobo Launching Program Zero Plastik


Kepala SDN 1 Wonosobo Turdiyati S Pd MMPd didamping Kepala Bidang Pengembangan Kurikulum dan Pengendalian Mutu Disdikpora Wonosobo H Slamet Faizi S Pd menandatangani poster zero plastik one bottle one bowl di SD Negeri 1 Wonosobo. Foto : Muharno Zarka

WONOSOBO, WAWASANCO-Sebagai sekolah adiwiyata mandiri atau sekolah berwawasan lingkungan, SD Negeri 1 Wonosobo, belum lama ini, melakukan launching program zero plastik dengan penggunaan one bottel dan one bowl di komplek sekolah setempat.

Program zero plastik, one bottle dan one bowl dimaksudkan agar warga sekolah, baik guru, karyawan dan siswa-siswi tidak menggunakan kantong plastik dalam kegiatan sehari-hari. Anak setiap hari wajib membawa satu botol minum dan satu tempat makan.

Launching zero plastik ditandai dengan pengangkatan poster bertuliskan "Zero Plastik, One Bottle One Bowl" di atas panggung diikuti pengangangkatan botol minuman dan kotak makan oleh seluruh siswa-siswi dan guru SD Negeri 1 Wonosobo di bawah panggung. 

Kepala SD Negeri 1 Wonosobo Turdiyati S Pd MMPd mengatakan program zero plastik diluncurkan berdasarkan SE Mendikbud No 12 Tahun 2019 tentang larangan penggunaan kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai dan kantong plastik di sekolah.

"Program tanpa plastik, satu botol air minum dan satu kotak makan, dilakukan guna menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari sampah plastik sehingga menjadi sekolah yang berlingkungan bersih, sehat dan ramah anak," sebutnya.

Pendidikan Karakter

Launching sekolah tanpa plastik dilakukan Kepala Bidang Pengembangan Kurikulum dan Pengendalian Mutu (PKPM) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Wonosobo H Slamet Faizi S Pd MPd dan didampingi Ketua Komite SD Negeri 1 Iswo Prayogo SE.

Slamet Faizi S Pd MPd sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan SD Negeri 1 yang menginisiasi launching lingkungan sekolah tanpa sampah plastik. Program tersebut sangat mendukung terciptanya sekolah sehat dan bersih.

"Pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah ini juga sangat bagus. Karena sikap 5 S yakni senyum, salam, sapa, sopan dan santun sudah menjiwai pada pribadi anak. Ketika saya masuk ke sekolah siswa berebut jabat tangan dan berucap salam," katanya.

Sekolah berwawasan lingkungan dan penerapan pendidikan karakter yang kuat di SD Negeri 1 Wonosobo, imbuhnya, harus bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk melakukan hal yang sama. Butuh komitmen bersama untuk menerapkan hal tersebut.

Usai launching zero platik dilakukan penandatangan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat dan ramah anak. Penandatanganan dilakukan Kabid PKPM Disdikpora, Ketua Komite, Kepala SDN 1, guru dan diikuti seluruh anak-anak.
 

Penulis : Muh
Editor   : edt