Barang Bukti Kejahatan Dimusnahkan


Prosesi pemusnahan barang bukti hasil tindak kejahatan dilakukan dengan cara membakar bersama di halaman kantor Kejari Blora. Foto : Wahono

BLORA, WAWASANCO- Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora dengan disaksikan Fokompimda dan kepala institusi terkait, Selasa (14/1) melakukan prosesi pemusnahan barang bukti hasil tindak kejahatan dengan cara dibakar bersama.

Dalam keterangan persnya, Kajari Blora, I Made Sudiatmika, melalui  Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari setempat, Berlian Vitara, barang bukti itu diamankan dalam kurun waktu enam bulan terakhir. 

Sejumlah barang bukti (BB) yang dimusnahkan bersama di halaman kantor Kejari Blora, terdata dari 39 perkara berbagai jenis tindak kejahatan, seperti narkotika, dan perjudian. BB lainnya berupa illegal loging, kesehatan, tindak kekekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kasus penganiayaan, tindak pencurian, kasus pembunuhan dan pencabulan. "BB yang dimusnahkan, terbanyak narkotika dan illegal loging, terinci narkotika 11 perkara dan Illegal loging 11 perkara," tambah Berlian.

5.263 Butir

Menurut keterangan Berlian, jumlah obat-obatan yang dimusnahkan jumlahnya mencapai 5.263 butir, baragn bukti sabu-sabu 3,35 gram dan empat paket sabu. 

Barang bukti lain yang ikut dimusnahkan, lanjut Berlian, antara lain lima buah gagang kayu, empat buah kapak, dan berupa gergaji sebanyak tujuh unit."BB lainnya ada pisau belati satu buah, gunting dua buah, dua set alat dadu, dua buah kartu ATM dan tiga buah obeng ikut dimusnahkan," tambahnya lagi. 

Berlkian menambahkan BB semua perkara tersebut tidak terdapat kerugian negara. Hadir diacara prosesi pemusnahan tersebut, pejabat Polres Blora, pejabat Rutan, pejabat Pengadilan Negeri, dan lima Administratur Perhutani di Blora

Penulis : wah
Editor   : edt