Gus Ulil : Santri Maju Pilkada, Why Not?


Muhammad Ulil Amri (Gus Ulil)

KENDAL - WAWASANCO-"Santri selalu turun dalam kancah perpolitikan negeri ini. Perannya selalu besar dalam menjaga keutuhan republik." Hal tersebut diungkapkan Ketua PC GP Ansor Kendal, Muhammad Ulil Amri, dalam bincang-bincang santai di salah satu Kedai Kopi di jalan tembus, Kendal, Kamis (15/1).

Pria yang akrab disapa Gus Ulil tersebut, menjawab santai saat disinggung adanya tulisan salah satu akun di media sosial, tentang tentang pencalonan dirinya sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) di Pilkada 2020 nanti.

Tulisan yang diduga diarahkan kepada dirinya tersebut berisi, santri jangan ikut berpolitik, jangan campurkan agama dengan politik, dan santri itu bisa apa? Gus Ulil menanggapi dengan santai, "Itu kan hanya ungkapan dari orang yang kurang memahami Santri mas," jawabnya.

Lebih jauh Gus Ulil menambahkan, ini adalah tugas santri untuk Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Karena itu, kaum santri yang dedefinisikan sebagai muslim yang taat, tak boleh ikut-ikutan menganggap politik itu kotor. Justru santri harus mengontrol politik agar tetap berada pada jalur kebaikan.

“Tidak bermaksud memastikan, saya husnudhon, Insya Allah santri itu punya kendali iman. Teladannya adalah Nabi Muhammad,” ujar Bacabup Kendal yang melalui penjaringan partai PDI Perjuangan.

Ditambahkan oleh Gus Ulil, siapa lagi yang mau memikirkan dan memperjuangkan kalau kaum santri tidak mau terjun politik? Tentu politik yang tetap bermoral agama. Sedangkan orang non santri tidak bisa diharapkan.

Gus Ulil mengaku, tidak mau terjebak oleh provokasi tulisan akun yang tidak jelas, ia lebih memilih berbicara tentang Kendal dan cara memajukan Kendal, serta mensejahterakan masyarakat Kendal. Menurutnya, diperlukan berbagai terobosan yang harus dilakukan oleh seorang kepala daerah.

"Masih banyak yang harus dibenahi mas, seperti peningkatan pedapatan guru PTT termasuk madrasah, kesehatan dan kesejahtetaan masyarakat. Negara justru harus dipegang oleh orang berkualitas santri. Agar politik bisa membawa rahmat bagi seluruh manusia," jelasnya.

Ia berharap, para kiai dan para santri ikut berpartisipasi dalam Pilkada mendatang. "Jangan mau dibeli dengan uang. Pilih calon dari kalangan santri, agar madrasah dan para ustadnya kopen,” pungkasnya.

Penulis : Hanief
Editor   : edt