Lakukan Penipuan, Ibu Rumah Tangga Dibekuk


Tersangka pelaku penipuan penjualan rumah fiktif yang berhasil diungkap Polsek Petarukan. Foto : Probo Wirasto.

PEMALANG, WAWASANCO- Seorang ibu rumah tanggga (IRT) warga Desa Peron Kecamatan Petarukan terpaksa harus berurusan kembali penahanan, pasalnya tersangka berinisial N (31) terbukti melakukan penipuan dengan modus menjual rumah pada Mamas Arifin (40) waraga Desa Loning Kecamatan Petarukan seharga Rp 50 Juta.

Kapolsek Petarukan, AKP Liestyowati, Minggu (18/1), saat dihubungi membenarkan telah diamankannya tersangka penipuan berinsial N, dari hasil pemeriksaan petugas ternyata pelaku sebelumnya juga pernah melakukan tindak pidana penipuan dengan korban pengusaha rental mobil, sehingga kasus ini bukan yang pertamakalinya.

Penipuan kali ini sendiri terjadi saat korban bercerita membutuhkan rumah kepada rekannya saat berada di warung,  ternyata hal itu didengar oleh tersangka yang langsung menawarkan sebuah rumah seharga Rp 50 Juta milik Sunarti warga Peron. Setelah tawar menawar disepakati harga rumah Rp 42 juta, namun pelaku meminta uang muka Rp 13 Juta dengan alasan untuk mengambil sertifikat yang digadaikan pada seorang warga di Desa Kalirandu.

"Uang muka Rp 13 Juta diberikan secara bertahap sebanyak tiga kali, tetapi pelaku masih meminta terus sehingga korban akhirnya meminta dipertemukan dengan warga Kalirandu yang dikatakan menerima gadai sertifikat. Sayangnya saksi justru menyatakan tidak pernah menerima gadai sertifikat,"paparnya.

Korban yang merasa telah tertipu akhirnya melaporkan hal tersebut kepada Polsek Petarukan yang ditindaklanjuti dengan melakukan pengamanan tersangka, bersama dengan dengan barang bukti berupa kuitansi jual beli, bukti transfer ATM dan sebagainya.

 Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 372 juncto Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 4 tahun. 

Penulis : pw
Editor   : edt