Pasca Banjir, IDI Gelar Pengobatan Gratis


BAKTI SOSIAL : Pengurus PAPDI Semarang dan IDI Demak berfoto bersama di sela kegiatan bakti sosial pengobatan gratis di Desa Trimulyo Guntur pasca banjir. Foto : sari jati

DEMAK, WAWASANCO- Pascabanjir jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo menyisakan sejumlah persoalan. Meski genangan air tiada, pun endapan lumpur telah dibersihkan secara gotong-royong, namun trauma psikhis yang kemudian berimbas melemahnya fisik terlihat pada sebagian korban banjir. 

Sehubungan itu Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Semarang berkoordinasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Demak menggelar bakti sosial, Minggu (19/1). Selain memberikan bantuan logistik juga perlengkapan sekolah, puluhan dokter pun diterjunkan untuk memeriksa kesehatan psikhis juga fisik masyarakat, khususnya para korban banjir.

Ketua PAPDI Cabang Semarang, dr Hery Djagat Purnomo, MD, PhD menyampaikan, pengobatan  pasca banjir seringkali dibutuhkan warga yang sebelumnya  mengalami trauma psikhis akibat banjir berhari-hari. Maka di samping Demak, bantuan pengobatan gratis juga  diberikan untuk korban banjir di Grobogan. 

Lebih lanjut disampaikan, penyakit yang biasa muncul pascabanjir antara lain  diare, gatal, batuk, pilek serta ketahanan tubuh yang menurun. Menurutnya, hal itu terjadi akibat asupan gizi yang tidak cukup. 

“Maka itu kami bantu para korban banjir ini dengan memeriksa kesehatan  mereka. Termasuk membantu memberikan kebutuhan  lainnya, seperti beras, gula pasir, minyak goreng dan alat alat kelengkapan sekolah siswa korban banjir,”ujarnya didampingi Sie Humas dan Pengabdian Masyarakat dr Tania Tedjo, serta Penasehat PAPDI Dr dr Lestariningsih SpPD, Kgh.

Di sisi lain, Pengurus IDI Demak, dr Isdiyanto menambahkan, bakti sosial  kesehatan bersama PAPDI tersebut menjadi prirositas utama yang dilaksanakan pascabanjir. “Semoga pengobatan gratis dan pemberian bantuan sembako ini  dapat meringankan beban warga pascabanjir,” imbuhnya.

Bantuan logistik dan perlengkapan sekolah secara simbolis diserahkan kepada Kalak BPBD Kabupaten Demak HM Agus Nugroho LP. Disebutkan, meskipun banjir telah usai, namun pemeriksaan kesehatan di Balai Desa Trimulyo terus dilakukan oleh petugas kesehatan. 

"Ini menandakan para korban banjir mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” pungkasnya. 

Penulis : ssj
Editor   : edt