1.800 Pendaki Hijaukan Promasan Limbangan Kendal


Bupati Mirna tengah menanam bibit pohon di Limbangan, Minggu (26/1)

KENDAL, WAWASANCO - Komunitas Pecinta Alam dengan nama 1.001 Pendaki bersama Bupati Kendal Mirna Annisa menanam 3.240 pohon dari 15 jenis tanaman.  Penanaman ini bagian dari gerakan menghijaukan lereng Gunung Ungaran sektor Promasan, di Kecamatan Limbangan Kendal Minggu (26/01) pagi.
Tak kurang 1.800 pendaki dan pecinta alam dari berbagai daerah ikut terlibat dalam kegiatan itu.

“Alhamdulillah beberapa tahun ini setiap saya ikut menanam, banyak pendaki yang jelas berpartisipasi dalam gerakan tanam pohon dengan tema 1.001 pendaki. Tahun 2019 kemarin kurang lebih 1.200 pendaki dan saat ini sungguh luar biasa mencapai 1.800 pendaki yang hadir, jelas ini menandakan semakin besarnya orang yang peduli pelestarian,” ungkap Mirna Sumringah.

Ketua Panitia Sigit Wijanarko menurutkan bahwa kegiatan kali ini terbilang sangat meriah karena peningkatan jumlah peserta yang sangat signifikan. Dia juga menurutkan bahwa dari 3.240 pohon yang ditanam, terdapat 150 bibit pohon Kendal.

''Antusiasme masyarakat untuk pelestarian memang luar biasa. Sejak dibuka pendaftaran, kami menerima terus warga yang ingin terlibat. Jadi, tahun ini kami menanam lebih anyak dari yang lain, dan tersertakan pohon Kendal juga,'' papar Sigit.

Dukungan Warga

Sebelumnya, di media sosial sempat beredar akan hadir juga beberapa bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati sebagai tanda kepedulian akan pelestarian alam ini. Namun, dari pantauan WAWASANCO, sampai acara berakhir, kabar di media sosial itu tak terjadi. Hanya tampak salah satu bakal calon wakil bupati Rintang Bramantya yang hadir. Dia terlihat berbaur dengan beberapa anggota pramuka menanam pohon.

''Saya mendaftar sebagai peserta sebagai bentuk dukungan pada upaya-upaya untuk menjaga dan melestarikan alam. Saya selalu merasa bahwa kita itu berutang banyak pada alam. Dan kegiatan semacam ini adalah cara kecil untuk membayar utang kita,'' katanya.

Rintang bahkan mengajak istri dan kedua anaknya untuk terlibat dalam kegiatan ini. Dan menurutnya, kedua anaknya menikmati acara semacam ini. ''Kegiatan luar ruang saya kira adalah cara terbaik untuk membuat anak dan keluarga lepas dari dunia maya, media sosial. Apalagi kegiatan pelestarian alam ini, harus kita dukung,'' katanya, semangat.

Seorang pendaki, Adi, juga mengamini apa yang dikatakan Rintang. Meski mengaku masih dibingungkan dengan petunjuk arah yang belum lengkap, dia mengaku kegiatan ini berhasil menjadi bagian penting pendidikan pelestarian lingkungan.

''Tahun lalu saya juga ikut. Jadi tahu bahwa dibandingkan kemarin, ini lebih baik,'' katanya.

Rintang yang tampak bersama para Pramuka menilai bahwa keterlibatan generasi muda pada kegiatan semacam ini adalah tanda bahwa Indonesia dan terutama Kendal memiliki kesadaran dan kecintaan pada alam yang tinggi.

''Berikutnya,  tinggal bagaimana cara kita merawat apa yang telah kita tanam hari ini, '' katanya, yang berjanji siap terlibat dalam upaya perawatan di situ.

 

Penulis : wis
Editor   : probow