Gedung Terpadu Dibangun di Rutan Wonogiri


Para Kepala Rutan dan lapas sedang menandatangani deklarasi janji kerja 2020 di halaman Rutan Wonogiri. Foto: Tulus PE

WONOGIRI.WAWASANCO.Guna menghindari komunikasi antara petugas dengan keluarga warga binaan, di lokasi  Rumah tahanan Kelas IIB Wonogiri dibangun gedung terpadu. Di gedung tersebut, ada sarana untuk mencari informasi data warga binaan dan ruang tunggu.
‘’Ketika keluarga warga binaan berkomunikasi dengan petugas, tidak menutup kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Setidaknya menimbulkan kecurigaan bagi yang lainnya. Dengan kita menyediakan perangkat, syak prasangka itu bisa dihindari,’’ kata Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Wonogiri Urip Dharma Yoga didampingi Agus Susanto, Kepala Keamanan Rutan setempat, Selasa (28/1).
Hal tersebut disampaikan seusai apel deklarasi janji kinerja tahun 2020 dan pencanangan pembangunan zona integritas menuju WBK/WBBM unit satua  kerja se eks Karesidenan Surakarta, di Rutan Wonogiri.
Nampak hadir Kepala Rutan  dan Kepala Lapas se eks Karesidenan Surakarta, ditambah Kepala imigrasi kelas 1 TPI Surakarta, Forkompimda Wonogiri dan tamu undangan.
Lebih lanjut Urip menegaskan bahwa pembangunan gedung terpadu tersebut, merupakan komitmen Rutan Wonogiri dalam menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
‘’Di tahun 2019, Rutan Wonogiri telah memperoleh Predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Republik Indonesia. Makanya, apel deklarasi ini ditempatkan di Wonogiri, agar Rutan lain segalian belajar ke Rutan Wonogiri,’’ papar Urip.
Tak hanya itu, kini Rutan Wonogiri tak lagi menyeramkan, namun terlihat indah dan rapi seperti tempat wisata.   ‘’Tata ruang juga kami desain sangat berbeda, untuk menghilangkan kesan yang menyeramkan. Rutan tak lagi bernuansa menghukum orang, namun lebih memberikan edukasi dan pembinaan, juga  hadirnya tata ruang baru untuk mengurangi kejenuhan.

Penulis : tpe
Editor   : jks