200 Siswa SD Nyanyikan "Gemar Makan Ikan dan Minum Susu"


200 siswa SD beramai-ramai menari dan menyanyikan lagu “ gerakan gemar makan ikan” dan “ gerakan minum susu”Festival makan produk Perikanan dan Peternakan. Kegiatan tersebut dalam rangka ganyang kemiskinan yang diselenggarakan Kamis (13/02) di Desa Kotayasa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas.

BANYUMAS, WAWASANCO-Dinas Perikanan dan Pertenakan (DinKanak) menggelar acara “Gebyar Dinkannak” dan Festival makan produk Perikanan dan Peternakan. Kegiatan tersebut dalam rangka ganyang kemiskinan yang diselenggarakan Kamis (13/02) di Desa Kotayasa Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas.

Masyarakat sangat antusias dengan diadakannya acara ini, ditengah-tengah acara 200 siswa SD beramai-ramai menari dan menyanyikan lagu “ gerakan gemar makan ikan” dan “ gerakan minum susu” dan Bupati Banyumas bersama istri, Wakil Bupati bersama istri dan undangan lain ikut serta didalamnya yang membuat suasana semakin menarik. Setelah itu diikuti dengan acara makan bareng Bupati dan Wakil Bupati bersama ribuan masyarakat Kotayasa.

Dalam acara ini makan bareng dengan produk perikanan dan peternakan Dinkanak menyediakan hidangan siap santap diantaranya ikan Lele 2020 porsi, bakso ikan 750 porsi, daging kambing 2020 porsi, olahan daging 1600 porsi, susu pasteurisasi 2800 cup dan telur 5000 butir. Masyarakat juga diberi benih Ikan sebanyak 258 ribu ekor kepada pembudidaya, di desa Kotayasa sebanyak 56 pembudidaya dan di desa Datar sebanyak 30 pembudidaya  yang masing-masing pembudidaya mendapatkan 3000 ekor benih ikan. 

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan acara ini dinilai berhasil, jika masyarakat berubah pikiran untuk menkonsumsi makan ikan, membiasa minum susu. Masayarakat juga semakin terlihat gotong royong dan semakin guyub rukun karena bertemu di acara ini dibuat semua senang, ada yang nyanyi dan menari bersama anak-anak tentang gemar makan ikan dan minum susu. Mereka terlihat akrab dan berbaur, tidak ada batas antara rakyat dan pimpinan. 

“Saya berharap orang tua menggalakkan makan ikan, telur dan minum susu bagi anaknya yang masih berusia 7-12 tahun. Rentang usia tersebut harus tercukupi asupan gizinya. Mari kita semarakan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan dan Gerakan Makan Telur dan Minum Susu,” kata Bupati Husein 

Menurut Bupati anak pada usia tersebut, perlu diperhatikan gizinya. Hal ini karena masa tumbuh dan berkembang anak harus didukung nutrisi yang cukup. Khusus bagi ibu penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Bupati meminta agar pandai menyiapkan menu olahan ikan dan daging bagi keluarganya. 

Kepala Dinkanak Wisnu Hermawanto mengatakan tujuan acara ini adalah untuk meningkatakan gizi masyarakat miskin khususnya di daerah Kotayasa karena desa ini yang masih banyak masyarakat yang masih kekurangan, jadi kita adakan acara ini di sini. Dinas kami mengadakan acara ini karena kami ada kegiatan yang terkait dengan protein yaitu baik daging hewani dan daging ikan makannya di tempatkan disini terkait itu juga banyak pihak ketiga yang mau memberikan bantuan untuk masyarakat disini alhamdulilah kita tidak kekurangan dan lain sebagainya.”

“Selain itu kita ada semboyan “gayang kemiskinan” artinya ya di ganyang/ di tuntaskan kemiskinan kalo bisa ya selesai. Yang di berikan hari ini adalah makan bersama.” tambahnya.

Kepala Dinkanak menambahkan meski acara ini singkat minimal masyarakat bisa merasakan makanan yang mereka idam idamkan, makan daging, makan telor, minum susu, mereka mungin beli susah, kemudian dekat dengan para pejabat yang datang kesini, agar pejabat biar tau ternyata masyarakat mebutuhkan daging ,ikan, dan sebagainya. Sehingga program tearah masuk ke desa Kotayasa agar bisa mengurangi kemiskinan disini salah satunya dengan memberi bantuan

Penulis : -
Editor   : jks