Beraksi 37 Kali, Pelaku Curat Dibekuk


Wakapolres Purbalingga Kompol Widodo Ponco Susanto bersama tigaiga pelaku curat dan barang bukti.

PURBALINGGA, WAWASAN.CO-Polres Purbalingga membekuk dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat).

Pelakunya adala Tuyatno (45) dan Darmo (50). Pada Jumat malam (7/2) lalu, tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Purbalingga meringkus keduanya di rumah masing-masing. Bersama Tuyatno dan Darmo, polisi juga membekuk Muntohir (40) selaku penadah barang curian.

Dalam setiap aksinya, Tuyatno, warga Desa Pengalusan Kecamatan Mrebet itu bertindak sebagai eksekutor dengan mencongkel pintu rumah. Sedangkan Darmo, warga Desa Serang Kecamatan Karangreja Purbalingga bertugas mengantar dan menjemput pelaku ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Tuyatno dan Darmo terlibat sedikitnya 37 kasus pencurian di wilayah hukum Polres Purbalingga, Tegal dan Pemalang," tutur Wakapolres Purbalingga, Kompol Widodo Ponco Susanto dalam press conference di Mapolres, Jumat siang (14/2).

Kompol Ponco yang didampingi Kasubag Humas Polres Iptu Widyastuti menambahkan, aksi duet Tuyanto dan Darmo terhenti setelah polisi berhasil mengungkap aksi pencurian satu unit sepeda motor, satu buah helm dan dua telepon genggam di Desa/kecamatan Karangreja Purbalingga pada November 2019 lalu. Saat  diperiksa, kedua tersangka mengaku mulai beraksi sejak 2019 lalu.

Di wilayah Purbalingga, lanjut Kompol Ponco, duet Tuyatno dan Darmo beraksi sedikitnya 22 kali di sejumlah kecamatan. Duet itu juga melakukan aksi serupa di wilayah Pemalang hingga 13 kali dan dua aksi di Tegal. Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, satu helm dan dua unit telepon genggam.

"Tersangka Tuyatno kami jerat dengan Pasal 363 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 9 tahun penjara. Darmo dijerat dengan pasal KUHP jo pasal 480 KUHP ancaman 4 tahun penjara. Dan Muntohir dijerat pasal 480 dengan ancaman 4 tahun penjara," imbuhnya.


 

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt