PlayIt! Papan Permainan, karya D’Eagle Student Company SMA Karangturi 


MEMAPARKAN : Para punggawa D’Eagle Student Company SMA Karangturi Semarang, saat mempresentasikan produk PlayIt!, disela peluncuran perusahaan siswa tersebut di Sekolah Karangturi, Graha Padma Semarang. foto dok

SEMARANG, WAWASANCO - Perkembangan teknologi informasi, khususnya melalui gadget, bak pisau bermata dua. Disatu sisi memberikan manfaat, informasi, hingga hiburan secara cepat dalam kebutuhan sehari-hari, namun di lain pihak, juga menimbulkan kecanduan. 

Selain itu, gadget juga menyumbang lebih dari 50% jejak karbon yang tak kasat mata dan hal ini berbahaya bagi kesehatan bumi. 

Hal tersebut mendorong D’Eagle Student Company SMA Karangturi menciptakan PlayIt!, sebuah permainan papan yang terbuat dari bahan – bahan ramah lingkungan.

"Permainan papan dari kertas daur ulang dan dikemas dengan olahan triplek bekas  kayu sengon ini, dibuat sebagai sarana bermain pengganti gadget. PlayIt! ditujukan untuk anak-anak dan remaja, untuk berkumpul dan bersenang-senang serta mendapatkan pengetahuan – pengetahuan," papar President D’Eagle Student Company, Stevia Anlena Putri disela peluncuran perusahaan siswa (student company) tersebut, sekaligus produk PlayIt! di Sekolah Karangturi, Graha Padma Semarang. 

Dipaparkan, cara bermain PlayIt! hampir mirip dengan permainan ular tangga, namun perbedaannya, disetiap pemberhentian, ada kartu yang harus diambil oleh pemain. Kartu-kartu tersebut berisi beragam pertanyaan, yang harus dijawab oleh mereka.

"Ada dua varian yang kita tawarkan, yakni untuk usia 6 tahun ke atas, dengan beragam pertanyaan seputar wawasan kebangsaan, kedaerahan nusantara. Serta, varian untuk remaja hingga dewasa, yang berisi truth or dare atau hiburan," lanjutnya.

Dibanderol dengan harga Rp85 ribu, permainan tersebut dapat dimainkan dengan 2 sampai 6 pemain. “PlayIt! merupakan produk yang baru, unik, dan belum pernah dibuat sebelumnya. Produk kami dapat mengurangi terjadinya penebangan pohon,karena bahan yang kami gunakan merupakan limbah kayu dan kertas yang didaur ulang," tambahnya.

Tidak hanya itu, PlayIt! juga membantu  membentuk hubungan dan interaksi sosial antar pemain. "Kita bisa berkumpul bersama, berinteraksi satu dengan lainnya, daripada hanya bermain gadget sendirian. Dengan permainan ini harapanya, bisa terjalin komunikasi interaksi bersama," tandas Stevia.

D’Eagle juga bekerja sama dengan produsen lokal, dalam pembuatan produk sehingga membuka lapangan kerja di masyarakat. 

Sementara, guru pembimbing D’Eagle Student Company, CM Rossy KD SPd MSi, menuturkan Student Company merupakan bagian dari program edukasi ‘Youth Ecopreneurship Initiative’, yang digagas oleh Prestasi Junior Indonesia (PJI) bersama Citi Indonesia, serta didukung pendanaan dari Citi Foundation. 

Program ini telah dijalankan bersama sejak tahun 2014, dan telah berhasil memberikan manfaat melalui edukasi kewirausahaan kepada lebih dari 46.000 pelajar dari 138 SMA dan SMK di enam kota di Indonesia.

"Para siswa menerima bimbingan dan pendampingan dari mentor PJI dan perwakilan Citibank, yang tergabung dalam Citi Volunteers secara intensif mengenai bisnis dan perusahaan. Peserta program telah dididik untuk menjalankan sebuah perusahaan, membuat rencana bisnis, meresmikan sebuah perusahaan, berjualan produk, serta likuidasi perusahaan," terangnya.

Pihaknya pun berharap, melalui kegiatan Student Company tersebut, dapat memberikan bekal dan pengalaman, sehingga mampu membentuk karakter positif bagi siswa.

Dalam peluncuran tersebut juga dihadiri perwakilan Prestasi Junior Indonesia Narinda Intany, pewarkilan CITI Foundation Hendra D. Tanzil , perwakilan Yayasan Sekolah Karangturi Semarang, perwakilan dari masyarakat, murid-murid kelas X SMA Karangturi, serta perwakilan dari Student Company sekolah lain di Semarang. 

D’Eagle Student Company diresmikan oleh Direktur Sekolah Karangturi Megasari Wibowo, didampingi Kepala Sekolah SMA Karangturi Drs Susena.

 

Penulis : wis
Editor   : edt