Bocah 4 Tahun di Cilacap Positif Covid-19


CILACAP, WAWASANCO- Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam rilisnya menginformasikan hari Rabu (25/3) sekitar pukul 19.00 WIB, RSUD Cilacap telah menerima konfirmasi hasil tes positif COVID-19 terhadap balita berusia 4 tahun.

 

Pasien yang saat ini dalam pengawasan (PDP) tersebut tercatat merupakan warga Desa Bulupayung, Kecamatan Kesugihan yang ternyata memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta dan Sumedang. “Hasil tes virus Corona positif. Dan saat ini kondisi pasien stabil. Namun, masih menjalani perawatan di ruang isolasi dan ditangani khusus oleh tim RSUD Cilacap” terang Tato.

 

Ia menjelaskan, pihaknya langsung melakukan contact tracking dan akan menerapkan karantina bagi para pihak yang pernah kontak dengan pasien. Seperti keluarga dan orang - orang terdekatnya. “Saya harap masyarakat untuk tidak panik, tetap tenang namun tetap waspada serta mematuhi segala himbauan dan aturan- aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah diantaranya tetap menjaga kesehatan dengan makan makanan yang bergizi, mencuci tangan pakai sabun, menjauhi kerumunan, tetap di rumah jika tidak ada kepentingan mendesak serta segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat jika ada gejala. Kami tetap bekerja keras untuk masyarakat Cilacap” tegasnya.

 

Informasi yang dihimpun Wawasan, sebelumnya keluarga pasien melakukan perjalanan dari Jakarta menggunakan kereta api pada 5 Maret lalu. Mereka berhenti dan turun di stasiun Maos. Namun keterangan yang ada, pasien sudah mengalami demam sejak di Jakarta. Pihak keluarga sendiri langsung mengisolasi diri secara mandiri sejak saat itu hingga petugas menjemputnya. Isolasi terus dioptimalkan untuk mencegah mewabahnya virus Covid 19. 

 

Lebih lanjut Bupati Tato menyampaikan, berdasarkan up date data yang diterima, sampai dengan saat ini (Rabu 24/3) malam, jumlah ODP sebanyak 123 orang, jumlah PDP sebanyak 21 orang dengan rincian 9 negatif, 11 menunggu hasil lab, 2 meninggal, serta 1 konfirmasi positif. 

 

Untuk meminimalisir sekaligus mencegah penyebaran Covid 19, Pemkab Cilacap juga mengeluarkan kebijakan bagi seluruh pedagang dan pengusaha kuliner untuk membatasi jam buka warung atau rumah makannya hingga pukul 21.00 Wib dan meminta para pengusahanya untuk membatasi kegiatan serta mengutamakan pelayanan secara online

Penulis : ap
Editor   : jks