Terkait Covid-19, 54 Napi Rutan Blora Bebas


Sambil menunjukkan surat keteranga bebas, sebagian napi atau warga binaan Rutan kelas IIb, Blora, bersiap meninggalkan hotel prodeo untuk kembali ke keluarganya. Foto : Wahono

BLORA, WAWASANCO- Sebanyak 54 orang warga binaan atau narapidana (napi) di rumah tahanan (Rutan) kelas IIB, Blora, kini kembali bisa menghirup udara bebas setelah mendapat asimiliasi dalam luar biasa dari pemerintah."Di Rutan ini ada 54 napi bebas, setelah mendadapat asimilasi dalam keadaan luar biasa untuk pencegahan Covid-19," jelas Kepala Rutan kelas IIb Blora, Budiman, Kamis (2/3)

Para napi yang bebas itu tercatat sudah menjalani setengah masa pidana. Kemudian  berdasar Peraturan Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Nomer 10/2020 (per 1 April - 30 Desember)  mendapat asimilasi luar biasa. Menurut Budiman, Kebijakan pemerintah memberikan kebebasan narapidana untuk kembali berbaur dengan masyarakat (asimilasi), di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kebijakan tersebut, lanjutnya, dari dampak merebaknya virus corona, dan ditindaklanjuti Rutan kelas II B Kabupaten Blora dengan membeaskan puluhan napi. Suasana gembira mewarnai kebebasan para narapidana yang mendapatkan asimilasi itu.  Sebanyak 54  yang ada yang warga binaan dari Jawa Timur, Blora sendiri dan luar daerah.

Senang

Kebebasan para napi dilakukan bertahap sejak Rabu (1/4) malam (sudah terverifikasi 29 orang), Kamis hari ini semua bebas kembali berkumpul keluarga dan masyarakat.

"Kebijakan ini dampaknya luas, bisa mengurangi over kapasitas Rutan, biaya dan mencegah penularan Covid-19," kata Budiman.

Contohnya adalah Sariman (58), salah satu napi asal Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur, bersyukur dan  mengaku bahagia bisa berkumpul bersama keluarganya. "Seneng sekali bisa bebas lebih cepat. Saya masuk Rutan setelah beli sepeda motor bermasalah. Saya dihukum sepuluh bulan, dan sudah jalani enam bulan," ungkap Samiran.

Kepala Rutan Blora, Budiman, berharap setelah bebas berbaur bersama keluarga serta masyarakat luas, mereka bisa menjaga dan memanfaatkan kebijaksanaan negara dengan baik.

Penulis : wah
Editor   : jks