Bantu Pulihkan Ekonomi Masyarakat, RFB Semarang Jalankan Dua Kampanye Berbagi


Melalui dua kampanye yang dijalankan bersama, PT Rifan Financindo Berjangka cabang Semarang menunjukkan kepedulian, dengan membelikan makanan untuk pengemudi ojek online melalui pemesananan makanan pada transportasi daring, melalui program  #Rifansemarangberbagibuatbpksaja.  Selain itu juga memberikan bantuan paket sembako, untuk pencari nafkah harian dan keluarga mereka, melalui program #Rifansemarangberbagipaketsembako.

SEMARANG, WAWASANCO- Pandemi covid-19 yang sampai ke Indonesia sejak awal Maret 2020, telah melemahkan sendi perekonomian masyarakat. Terutama para pekerja lepas, harian dan pengemudi transportasi online.

Melalui dua kampanye yang dijalankan bersama, PT Rifan Financindo Berjangka cabang Semarang menunjukkan kepedulian, dengan membelikan makanan untuk pengemudi ojek online melalui pemesananan makanan pada transportasi daring, melalui program  #Rifansemarangberbagibuatbpksaja. 

Selain itu juga memberikan bantuan paket sembako, untuk pencari nafkah harian dan keluarga mereka, melalui program #Rifansemarangberbagipaketsembako.

"Sebagai salah satu pelaku usaha di kota Semarang, RFB ingin berperan serta membantu pemerintah daerah, dalam menjaga kestabilan ekonomi di tengah situasi yang sulit seperti sekarang.  Terutama bagi masyarakat bawah yang paling terkena dampaknya," papar Pimpinan Cabang RFB Semarang, Mia Amalia di Semarang, Kamis (16/4).

Dipaparkan, kampanye berbagi tersebut akan rutin dilakukan setiap hari untuk program #Rifanberbagibuatbpk, sementara #Rifanberbagipaketsemabko dilakukan setiap hari Jumat sampai pandemi covid-19 berakhir dan kondisi kembali pulih. 

"Dalam kegiatan ini, seluruh karyawan RFB Semarang yang berjumlah 300 lebih, seluruhnya ikut  dilibatkan secara aktif dan mendorong mereka, untuk memberikan inspirasi yang sama agar dilakukan oleh keluarga atau teman terdekat mereka," tambah Mia.

Bisnis RFB Semarang Tetap Bersinar 

Disatu sisi, ditengah munculnya kebijakan Work from Home akibat penyebaran covid-19 yang kian meluas, harus diakui turut berpengaruh terhadap kegiatan operasional perusahaan.

"Meski demikian, dengan adanya kebijakan WFH tidak mempengaruhi dari sisi bisnis, meski ada penyesuaian dalam kegiatan operasional. Misal, jumlah kunjungan ke nasabah yang terbatas sekarang karena social distancing," terangnya.

Pihaknya juga mengantisipasi kendala tersebut. Salah satunya, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi  informasi digital. "Kita lakukan perubahan promosi dan edukasi secara online melalui media sosial. Sejauh ini , cara tersebut terbukti sangat efektif dan efisien," ujarnya.

Dijelaskan, hingga akhir Maret 2020, total nasabah baru RFB Semarang mengalami pertumbuhan sebesar 6 persen menjadi 53 nasabah baru, dibandingkan triwulan I tahun 2019. 

Sementara total volume transaksi dalam 3 bulan pertama ditahun 2020, juga meningkat 31,39% menjadi  22.605 lot. "Ini menunjukkan tingkat keberhasilan dari strategi RFB Semarang, untuk tetap bertahan di tengah situasi yang serba terbatas sekarang akibat pandemi covid-19," pungkas Mia Amalia.
 

Penulis : arr
Editor   : edt