Diteror Pesan Fiktif, Warga Jungsemi Resah


KENDAL, WAWASANCO- Warga Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal merasa resah, karena hampir dua tahun ini ada beberapa teror dan pesan fiktif yang mengatasnamakan warga Desa Jungsemi, dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Tidak hanya teror dan pesan fiktif, bahkan sejumlah warga fotonya dipajang di sosial media dan dikabarkan melayani jasa layanan seks. Parahnya lagi ada yang difitnah melakukan perbuatan kriminal seperti melakukan penculikan, pencurian dan lainnya.

Kepala Desa Jungsemi, Dasuki membenarkan hal tersebut. Warganya sudah resah dengan ulah oknum yang hampir setiap hari meneror warganya dengan pesanan fiktif. Dirinya juga mengaku, istrinya sendiri juga menjadi korban. Foto istrinya, Siti Nur Asiah dimasukkan di biro jodoh. 

”Kasihan warga yang tidak merasa memesan barang tiba-tiba dikirimi barang dan diminta untuk membayar. Begitu juga penjualnya. Hal ini sudah berulang kali terjadi dan membuat warga sangat resah,” ujar Dasuki kepada wartawan, Kamis (23/04).

Perlakuan juga dialami warga lain, Sri Murtuti yang menjadi salah korban pencemaran nama baik. Fotonya dipajang di sosial media dan diberi keterangan nomor telepon selular, dengan diberi tulisan siap melayani telepon video tidak senonoh secara gratis.

Sri Murtuti mengaku sempat stres dan trauma atas ulah pelaku, karena sejumlah orang sudah menghubunginya. ”Ulah pelaku sudah sangat keterlaluan, dan membuat resah. Kami warga Jungsemi minta tolong, agar pihak berwajib segera menangkap pelaku,” ungkap Sri Murtuti yang akrab disapa Bunda Gendhis.

Hal serupa juga dialami salah satu perangkat Desa Jungsemi, Ahmad Ihwan. Pelaku membuat akun palsu atas dirinya dan membuat status ujaran kebencian kepada beberapa orang. ”Saya juga dituduh mencuri dan masih banyak lagi. Saya sempat stres akibat ulang pelaku,” ucap Ahmad Ihwan. 

Penulis : Hanief
Editor   : jks