576 Siswa SMK 1 Bawang Wisuda “Online”


BANJARNEGARA, WAWASANCO- Pandemi Corona yang mewabah hingga kini telah menunda banyak agenda, bahkan menghilangkan banyak rencana. Dunia pendidikan menjadi salah satu yang sangat terdampak. Ujian Nasional yang sudah di depan mata, Uji Kompetensi keahlian yang telah disiapakan dengan matang, dibatalkan. Tak terkecuali ritual pelepasan atau wisuda purnawiyata, dengan berat hati, ditiadakan. Sebagai gantinya, beberapa sekolah menyelenggarakan wisuda secara online, seperti yang dilakukan SMK Negeri 1 Bawang Kabupaten Banjarnegara. 

Bertepatan dengan moment Hardiknas, Sabtu, 2 Mei 2020, SMK 1 Bawang menyelenggarakan wisuda akhir tahun untuk kelas XII Tahun pelajaran 2019/2020. 8 (Delapan) guru dan kepala sekolah yang memimpin  mewisuda berada di sekolah, sementara siswa-siswi yang diwisuda mengikuti dari rumah masing-masing.

Menurut Dra. Widiastuti, M.M, kepala SMK Negeri 1 Bawang, diselenggarakannya wisuda atau pelepasan siswa dengan metode  digital/online ini, peserta didik dapat melaksanakan wisuda dan pelepasan dari rumah masing-masing secara siaran langsung melalui website SMK Negeri 1 Bawang dan YouTube SkansaTV serta video conference.

Widiastuti menambahkan, SMK 1 Bawang memutuskan untuk menyelenggarakan wisuda online berdasarkan pedoman bahwa kelulusan peserta didik dan wisuda untuk Sekolah Menengah Atas dan Sederajat sepenuhnya menjadi kewenangan satuan pendidikan berdasarkan hasil rapat penentuan kelulusan oleh masing-masing satuan pendidikan.

“Wisuda online ini dimaksudkan untuk mendukung pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Jadi, untuk teknis prosesi wisuda di sekolah hadir Kepala Sekolah didampingi 8 guru yang bertugas, crew IT dan video shooting. Sementara siswa bersama keluarganya mengikuti wisuda di rumah masing-masing. Selain disiarkan langsung melalui youtube wisuda online ini juga disiarkan langsung melalui facebook dan instagram,” kata Widiastuti.

Dalam sambutan yang ditayangkan secara “live streaming itu” Widiastuti selaku kepala sekolah memberikan inspirasi, motivasi  dan dukungan kepada siswa yang diwisuda. Ia berpesan  agar tetap memaknai wisuda on line ini dengan penuh hikmat dan kebahagiaan, sebagai langkah awal menuju gerbang kesuksesan. 

“Anak-anakku yang berbahagia, mari kita tetap bersyukur, karena masih diberikan nikmat Tuhan sehingga wisuda purnawiyata tetap terlaksana di saat-saat sulit akibat pandemi Covid-19 ini. Yang lebih penting lagi, optimislah untuk memasuki dunia entrepreneur, dunia usaha dan industri yang telah menanti lahirnya calon wirausahawan muda dan tenaga vokasi yang handal dan mandiri. Mari kita berdoa agar wabah corona segera berlalu,” pesan kepala sekolah.

Prosesi Wisuda
Dalam seremoni yang terbilang baru ini, para siswa secara interaktif mengikuti prosesi wisuda melalui video conference di rumah masing–masing. Adapun tema dalam wisuda online tersebut adalah "Perjuangan Menuju Masa Depan Gemilang". 

Prosesi wisuda diakhiri dengan pengumuman kelulusan secara online. Siswa mengecek kelulusan melalui website sekolah. Pada wisuda tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan secara konvensional, wali kelas menyerahkan berkas surat keterangan kelulusan dan nilai transkrip secara langsung kepada siswa. Namun, pada wisuda online kali ini wali kelas menyerahkan Token Kode Akses kepada masing-masing siswa melalui pesan singkat. Selanjutnya Token Kode Akses ini digunakan oleh siswa untuk membuka pengumuman kelulusan online di rumah masing-masing melalui aplikasi e-SKL. Setelah berhasil login, siswa dapat melihat pengumuman kelulusan serta mengunduh transkrip nilai.

Maryanto, S.Kom, selaku wakil kepala sekolah bidang kurikulum menyampaikan bahwa tujuan transkrip disampaikan secara online agar siswa dapat mecetak secara mandiri menggunakan printer berwana dengan kertas ukuran F4. Siswa tidak perlu melakukan legalisir bila akan digunakan untuk melamar pekerjaan atau mendaftar perguruan tinggi karena di surat keterangan dan transkrip tersebut telah bertandatangan digital berupa barcode yang bisa dicek validasinya oleh pihak-pihak yang membutuhkan sehingga siswa yang membutuhkan transkrip tidak perlu datang ke SMK Negeri 1 Bawang.

“Ini untuk memberikan pelayanan prima kepada siswa di masa pandemi Covid-19 ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Siswa yang mau melamar pekerjaan maupun melanjutkan studi ke perguruan tinggi tidak terhambat. Sedangkan transkip nilai yang asli akan menyusul diberikan kemudian bila situasi sudah memungkinkan,” jelasnya.
 
Adapun Komite sekolah menyerahkan kembali peserta didik kepada orang tua siswa. Bahrodin selaku ketua komite dalam sambutanya melalui video conference berpesan agar pada saat kelulusan siswa tidak melakukan konvoi, arak-arakan, corat-coret dan sejenisnya, serta memita kepada seluruh orang tua untuk terus membimbing dan mengarahkan putra-putrinya untuk meraih impian dan harapanya karena sejatinya medidik adalah tugas orang tua di rumah.

Sementara itu, Agus, siswa dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan menuturkan, wisuda online ini merupakan pengalaman baru. Dirinya mengaku tetap bersyukur dan memaklumi keadaan.

“Tetap kerenlah, meski wisudanya online, ini pengalaman baru yang mengesankan. Tapi benar kata Ibu Kepala Sekolah, terpenting adalah optimisme menghadapi masa depan. Namun kenangan menuntut ilmu di SMKN 1 Bawang yang sungguh indah dan melegenda. Kami akan berusaha menjadi lulusan yang tangguh, kuat, sabar, mandiri dan bisa bertahan dalam berbagai keadaan,” ujarnya optimistis. 

Wisuda siswa SMK 1 Bawang diikuti 576 peserta didik kelas XII meliputi jurusan : Rekayasa Perangkat Lunak (71 siswa), Teknik Komputer Jaringan (69 siswa), Agribisnis Perikanan Air Tawar (95 siswa), Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (103 siswa), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (106 siswa), Bisnis Daring dan Pemasaran (66 siswa), dan Tata Busana (66 siswa). Adapun jurusan Teknik Mekatronika sebanyak 71 siswa, masa belajarnya 4 tahun jadi belum diwisuda tahun ini. Mereka akan diwisuda tahun mendatang. 

Penulis : -
Editor   : jks