BLORA — Diduga over dosis obat kuat, S (48), meninggal di kamar salah seorang wanita (PSK) penghuni pondok Mbah Ngasim di Todanan, Blora. Kejadian yang menggerkan lokalisasi itu, terjadi Minggu (22/10), mulut S berbuih, kejang-kejang dan menghembuskan nafas terakhirnya di lokalisasi itu. "Benar, ada pria meninggal usai kencani PSK," jelas Kapolres Blora AKBP Saptono melalui Kapolsek Todanan AKP Sutrisno, Senin (23/10).
S adalah warga Desa Sumberejo, Kecamatan Japah, Blora. Dia meninggal diduga terlalu banyak minum obat kuat. Kepada penyidik, pekerja seks komersial (PSK) yang dikencani lelaki tersebut, mengaku sempat melakukan hubungan badan selama sekitar 10 menit. "Usai kencan, dia berbaring di kamar, tiba-tiba kejang-kejang, dan mulutnya mengeluarkan busa," lanjut Kapolsek Todanan.
Melihat pasangan kencannya kejang-kejang, Yk (33), segera memanggil mucikari pemilik wisma (pondok) yang berlokadi di Desa Sambiroro, Kecamatan Todanan itu untuk datang ke kamar. "Saat mucikari tiba, tamunya sudah tidak bernyawa," kata AKP Sutrisno.
Menurutnya, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan posisi terlentang di tempat tidur, mengenakan celana pendek warna coklat muda. AKP Sutrisno menjelaskan, saat dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, dan polisi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan ditubuh korban.
Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, dan mengumpulkan barang bukti. "Dari hasil pemeriksaan tim medis, korban Suparno mengalami overdosis obat kuat," tambahnya lagi.
Usai dilakukan pemeriksaan dan identifikasi oleh tim Dokter dari Puskemas Todanan, Jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.
Penulis :
Editor :