Kios dan Lapak Pedagang Dibongkar Usai Lebaran

  • Pembangunan Rest Area Bandongan

Sejak dibangun pada 2004 lalu, sebagian bangunan los Pasar Desa Bandongan tak pernah dimanfaatkan untuk berjualan. (Tri Budi Hartoyo)

MAGELANG, WAWASANCO- Rencana pembangunan rest area dan pusat kuliner Bandongan mulai ada titik terang. Terutama menyangkut pembongkaran deretan kios di sisi Timur maupun lapak-lapak yang berada di depan deretan toko pasar desa."Alhamdulillah, sudah ada kesepakatan dengan pedagang pemilik kios dan lapak. Pembongkaran akan dilaksanakan 10 hari setelah lebaran," kata Kepala Desa (kades) Bandongan, Sujono, Kamis (21/5).

Setelah bangunan kios dan lapak setelah dibongkar, menurut dia, untuk sementara lokasi itu akan ditutup. Para pedagang disilakan melakukan aktifitas di sebelah Timur los belakang pasar."Mengenai kapan pembangunan rest area dan pusat kuliner akan dimulai, masih kita koordinasikan lagi karena ada perubahan jadwal," kata Kades Sujono.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Desa Bandongan, Asril, dihubungi secara terpisah. Kesepakatan dicapai dalam musyawarah di balai desa setempat, Rabu (20/5), yang diikuti kades, BUMDes, pedagang dan dihadiri Kapolsek Bandongan."Di area parkir depan deretan toko (pasar desa) nanti akan dibangun lapak kuliner berderet seperti yang ada di alun-alun Kota Magelang," katanya, didampingi sekretaris paguyuban pedagang, Sarju.

Seperti diberitakan, Pemerintah Desa Bandongan berencana membangun rest area nan megah di sebelah Timur pasar desa setempat. Di tanah Kas Desa itu akan dibangun 60 unit kios dalam tiga ukuran. Untuk ukuran 3 x 4 meter dijual seharga Rp 60 juta, 3 x 6 meter Rp 80 juta, dan 3 x 10 meter Rp 150 juta. 

Penulis : tbh
Editor   : jks