Masyarakat Purbalingga Diimbau Salat Id di Rumah


PURBALINGGA,WAWASANCO- Pemkab Purbalingga  mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggelar Shalat Id di alun-alun  dan masjid serta mushala. Masyarakat diimbau untuk menggelar Shalat Id di rumah saja.

Demikian salah satu  kesepakatan yang ditandatangani bersama oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) , Ketua DPRD HR Bambang Irawan, jajaran Forkompimda, Kemenag dan pimpunan Ormas Islam. Kesepakatan tersebut diambil mengantisipasi berbagai kemungkinan. “Salah satunya untuk mencegah semakin meningkatnya penderita Covid-19 di Kabupaten Purbalingga,” kata Tiwi, Kamis (21/5).

Tiwi menjelaskan hasil kesepakatan tersebut juga mengacu pada  Surat Gubernur Jateng Nomor  451/0008315/ tanggal 19 Mei 2020 , perihal  Pelaksanaan Shalat Idul Fitri  dalam Situasi Darurat Covid-19/ Tak hanya itu, Bupati juga tidak menyelenggaran open house.  “Keputusan itu merupakan hasil rapat terbatas bersama jajaran Forkompinda, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama (Kemenag), dan seluruh pimpinan organisasi keagamaan di Purbalingga, yang kami laksanakan Rabu  (20/5), “ jelas Tiwi.

Atas keputusan tersebut, Pemkab mengimbau agar seluruh takmir masjid atau musala tidak menggelar salat idulnfitri di rumah ibadah atau lapangan. Umat muslim diminta melaksanakan salat idul fitri di rumah masing-masing.

Dia menjelaskan, fatwa MUI menyebutkan bahwa salat idul fitri berjamaah di masjid atau lapangan diperbolehkan, apabila sudah tidak ada lagi penularan Covid-19 di wilayah bersangkutan. Pada malam hari, juga diimbau tidak ada kegiatan Takbir keliling. Takbir tetap dilakukan, sebatas di Masjid atau Mushala dan tetap dengan mengedepankan protokol Covid 19. "Jangan melaksanakan takbir keliling juga, takbiran tetep ada tapi cukup di masjid atau musola saja, dan tetep menjalankan protokol kesehatan," ujarnya.

Tiwi menambahkan, kebijakan tersebut dilaksanakan selain karena edaran Pemprov, dan fatwa MUI, juga melihat tren kasus Covid-19 di Purbalingga yang masih tinggi. Sehingga, dengan melaksanakan anjuran pemerintah, diharapkan bisa memutus rantai penyebaran covid-19. "Mari kita sadari bersama-sama, agar musibah ini tidak terus berkepanjangan, kita upayakan apa yang kita bisa. Saya harap masyarakat bisa bekerjasama," imbuhnya.

Penulis : Joko Santoso
Editor   : edt