PDIP Persoalkan Proyek Fisik di APBD Tahun 2020

  • Dianggarkan di Tengah Pandemi

ejumlah pekerja saat melanjutkan penggalian di sepanjang trotoar Jalan Soekowati, Salatiga, Kamis (21/5). Foto : Ernawaty

SALATIGA, WAWASANCO- Ketua DPC PDI-P Salatiga Teddy Sulistio berang. Ditengah pandemi Covid-19, justru ia mendapatkan fakta di penetapan tahun 2020 terdapat dua proyek pembangunan fisik.

"Jadi di penetapan tahun 2020 ada dua kegiatan fisik yaitu trotoar dan supproting unit Pendopo Agung Bung Karno," kata Teddy sedikit kesal, Kamis (21/5).

Ketika disinggung, apakah eksekutif dinilai kurang sensitif dengan keadaan saat ini, Teddy mengaku sudah tidak bisa komentar lagi. 

"Yang jelas, lembaga DPR yang memimpin anak saya, sekretaris DPC, saya harus mengamankan kepemimpinannya," tandasnya.

Dan sebagai inisiator dibangunnya Pendopo Agung Bung Karno, Teddy tegas mengatakan tidak rela dibangun ditengah kondisi pandemi Covid-19. Ditambah, saat rakyat kesulitan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, justru membangun trotoar dan suporting unit Pendopo Agung Bung Karno.

Atas nama keyakinan ideologis yang saya jaga selama ini, saya perintahkan Fraksi untuk menolak pembangunan suporting unit Pendopo Agung tahun 2020, tunda dulu. Saya minta Bung Dance dan Kemat sebagai ketua DPRD dan Komisi C untuk mengusulkan penundaan," pintanya. 

Penulis : ern
Editor   : jks