Masyarakat Harus Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan


JAKARTA, WAWASANCO- Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mengaku prihatin dengan kondisi masyarakat dalam beberapa hari belakangan ini.  Mereka banyak berkumpul,  berkerumun di pasar dan pusat perbelanjaan. Seolah-olah sekarang sudah hidup normal dan tidak ada lagi bahaya Covid-19.  Seolah sudah tidak ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lagi.

''Saya kuatir kalau terus begini, bukan tidak mungkin,  prediksi WHO bahwa Indonesia bakal jadi episentrum baru dunia penyebaran Covid 19 bakal terjadi, ''kata Rahmad Handoyo ketika dihubungi, Jumat (22/5)

Rahmad mengatakan itu berkaitan dengan makin ramainya orang-orang berkerumun, berkumpul bahkan berdesak-desakan khususnya di pasar-pasar dan pusat perbelanjaan serta tempat lainnya. Bahkan mereka nekad pulang kampung dengan menggunakan motor atau kendaraan pribadi.

Menurut  politisi PDI Perjuangan ini persoalan memutus rantai penyebaran Covid-19 bukan cuma tanggungjawab pemerintah saja.  Tapi tanggungjawab rakyat semua.

''Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 ini.  Kita semua harus terlibat,'kata Rahmad Handoyo.

Karenanya wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah ini mengajak semua lapisan masyarakat untuk bergotong royong ikut melawan Covid 19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan sebagainana yang diterapkan dalam Pembatasan Sosilal berskala Besar (PSBB).

''Kuncinya  disiplin melaksakan PSBB dengan cara menghindari berkerumun,  apalagi berdesak-desakan,  jaga jarak,  sering cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan diam di rumah. Boleh saja keluar rumah kalau  ada kepentingan yang sangat urgen, ''jelasnya.

Rahmad mengingatkan bahwa wabah Covid-19 di Indonesia belum selesai. Angka orang tang terpapar dan yang meninggal terus naik.  Tiap hari ada ratusan pasien baru yang positip.

Apalagi hingga kini belum ada yang bisa memprediksi sampai kapan wabah Covid-19 ini akan berakhir. ''Covid-19 bisa kita kendalikan kalau kita disiplin dalam mematuhi prptokol kesehatan.  Jadi kuncinya disiplin, ''jelas Rahmad.

Menurutnya percuma saja pemerintah dan pakar kesehatan berkoar-koar agar masyarakat mematuhi PSBB tapi rakyatnya masa bodoh atau tidak disiplin.

Lebih jauh Rahmad mengatakan peringatan WHO bahwa Indonesia bakal menjadi episentrum baru penyebaran Covid 19 bisa menjadi kenyataan kalau seluruh pihak tidak bergotong-royong atau seolah-olah tidak menganggap Covid 19  bahaya atau menganggap lsepele.

''Ayo kita bergotong royong.  Ayo kita hidup dengan norma baru. Saya yakin bisa,'katanya. Sebab manusia adalah mahluk yang mudah beradaptasi.

Penulis : ak
Editor   : jks