200 ASN Pemkot Salatiga Ikuti Rapid Tes


SALATIGA, WAWASANCO- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Salatiga melalui Dinas Kesehatan (DKK) Salatiga mulai menggelar rapid tes masif di halaman belakang, Kantor Pemkot, Jumat (5/6). 

Sasaran pertama kali ini adalah, mereka yang berhubungan erat dengan masyarakat dan bukan yang kontak erat dengan kasus positif Covid-19 sebelumnya.

"Yang menjalankan Rapid Tes pagi ini sebanyak kurang lebih 200 ASN di lingkungan Pemkot Salatiga. Jadi bukan yang kontak erat dengan kasus positif, melainkan scranning mengetahui sejauh mana masalah di Salatiga," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga dr Zuraidah MKes kepada wartawan, Jumat (5/6). 

Zuraidah memaparkan, rincian yang mengikuti rapid tes masif gelombang pertama ini diantaranya Satpol PP sebanyak 140an, BKD sebanyak 50 lebih (ada tambahan), serta belasan dari OPD lainnya.

Sehingga, DKK Salatiga menyiapkan alat rapid tes sebanyak 200-an lebih. 

"Tujuan kegiatan ini, dalam rangka Salatiga menuju New Normal Pemkot fokus kepada kasus. Dan sejauh ini, lini satu hingga bertahap telah dilakukan pemeriksaan," ungkapnya. 

Disamping cara-cara tersebut tetap jalan di masing-masing Puskesmas, diakuinya, DKK juya diterjunkan melakukan scranning terhadap masyarakat umum serta ASN yang kontak langsung dengan masyarakat. 
"Pada akhirnya semua juga akan mengikuti rapid tes diantaranya Gugus Tugas, TNI Polri. Pokoknya yang berkaitan seperti tukang parkir, ojol, dan lain sebagainya," tegasnya. 

Jika ditemukan reaktif, DKK akan segera menindaklanjuti dan melakukan tata laksana. 
"Saat ini, kasus Covid-19 di Salatiga bisa dibilang berangsur turun. Semoga turun dengan sesungguhnya. Bukan tidak ada karena kita tidak melakukan pemeriksaan. Tapi kasus itu menggambarkan apa yang kita lakukan," paparnya. 

Terkait diperpanjangnya ganggap darurat satu bulan di Kota Salatiga hingga 30 Juni mendatang, akan diisi dan melakukan kegiatan luar biasa. 
"Protokol kesehatan lebih disiplin lagi, secara masif akan dilakukan pemeriksaan," pungkasnya.

Penulis : ern
Editor   : jks